B. Indonesia : Bab 2: Musisi Indonesia di Pentas Dunia
Matematika : Pecahan
CP Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia:
Capaian Pembelajaran:
Peserta didik mampu menjelaskan kembali ide pokok dan beberapa ide pendukung dari teks informasional, berpartisipasi aktif dalam diskusi dengan mempresentasikan gagasan, dan mampu menulis laporan sederhana (hasil wawancara) untuk menyampaikan informasi.
Tujuan Pembelajaran:
Murid dapat :
1. Memahami isi artikel tentang musisi Indonesia dan diplomasi budaya serta menjawab pertanyaan pemahaman.
2. Membuat peta pikiran untuk mengorganisasi gagasan tentang potensi diplomasi lunak Indonesia.
3. Merancang dan melakukan wawancara sederhana untuk menggali informasi tentang seni budaya lokal.
4. Menuliskan hasil wawancara dalam bentuk laporan singkat yang informatif
CP Matematika:
Pada akhir fase C, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB. Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Mereka dapat mengubah pecahan menjadi desimal, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma)
Tujuan Pembelajaran :
Murid dapat melakukan operasi hitung perkalian dan pembagian pecahan.
Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Mari kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan belajar hari ini!
BAHASA INDONESIA
Pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VI Kurikulum Merdeka terdapat pembahasan tentang Memahami Bacaan “Seni sebagai Kekuatan Diplomasi Budaya”. Tujuan pembelajaran kali ini adalah peserta didik dapat memahami ide pokok dan ide pendukung dari suatu artikel.
Paragraf adalah kumpulan dari sejumlah kalimat dari suatu teks bacaan. Biasanya ditandai dengan adanya bagian yang menjorok ke dalam atau ke kanan, pada setiap awal paragraf.
Setiap paragraf memiliki gagasan pokok dan gagasan pendukung. Gagasan pokok adalah ide utama atau inti utama yang dibahas dalam suatu paragraf. Gagasan pokok disebut juga sebagai ide pokok, gagasan utama, ide utama, atau pokok pikiran. Sementara itu, gagasan pendukung adalah informasi tambahan untuk mendukung gagasan pokok. Gagasan pendukung ini dapat ditemukan pada kalimat penjelas.
Berikut ini langkah-langkah cara menemukan ide pokok dan ide pendukung dalam suatu bacaan
Baca judul dan paragraf pendahuluan dengan cepat dan teliti. Berdasarkan judul dan paragraf pendahuluan tersebut, rumuskan ide pokok bacaan.
Untuk membuktikan ketepatan dugaan gagasan pokok yang telah dibuat, baca secara cepat paragraf-paragraf berikutnya.
Bacalah kalimat- kalimat utama saja. Jika terdapat subjudul, bacalah sub-subjudul tersebut, dan kaitkan dengan pokok pikiran yang telah diduga.
Jika dugaan benar, maka dapat dikatakan telah bisa merumuskan secara tepat ide pokok bacaan tersebut.
Cara Menentukan Ide Pendukung
Ide pendukung berguna untuk memperjelas ide pokok. Berikut adalah cara menentukan ide pendukung dalam suatu bacaan.
Setelah memahami ide pokok, lanjutkan membaca paragraf-paragraf yang ada dalam tubuh bacaan secara cepat.
Ketika membaca paragraf-paragraf tersebut, jangan lupa memerhatikan hubungan-hubungan antarkalimat, seperti: sebab-akibat, urutan waktu, hubungan tempat, hubungan masalah dan penyelesaiannya, atau hubungan orang-orang yang terlibat.
Usahakan untuk tetap mengingat ide pokok setiap paragraf, dan memahami hubungan-hubungan antarkalimat yang ada.
Dengan mengetahui cara menemukan ide pokok dan ide pendukung, maka akan mempermudah dalam menyusun ringkasan. Ringkasan adalah bentuk singkat yang disarikan dari tulisan panjang tanpa mengurangi ide pokok.
Seni sebagai Kekuatan Diplomasi Budaya
Apa yang ada di pikiran kalian ketika mendengar kata Jepang? Kemungkinan besar kalian akan menyebutkan sushi, kimono, Doraemon, dan Naruto. Bagaimana dengan negara Australia? Mungkin kalian akan mengingat Opera House, koala, dan kanguru. Kalau Amerika Serikat disebut, yang ada di benak sebagian besar orang adalah film-film dari Disney atau produksi Hollywood, burger, dan ayam goreng.
Produk budaya yang dikenal oleh masyarakat dunia adalah modal suatu negara untuk melakukan diplomasi lunak (soft diplomacy). Diplomasi adalah suatu seni dan praktik untuk bernegosiasi yang dilakukan oleh negara atau organisasi. Diplomasi lunak menggunakan cara-cara yang halus untuk memengaruhi opini masyarakat akan suatu negara. Lawan dari diplomasi lunak adalah diplomasi keras, misalnya dengan menggunakan kekuatan militer.
Dan seterusnya.....
Kalian telah membaca artikel “Seni sebagai Kekuatan Diplomasi Budaya”di atas. Sekarang, diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut dengan teman-teman dalam kelompok!
1. Setujukah kalian bahwa budaya populer Korea digemari oleh banyak kalangan di Indonesia?
Budaya populer Korea seperti drama, fashion, makanan, dan K-pop banyak digemari di Indonesia.
2. Apa yang dimaksud dengan istilah ‘industri tanpa cerobong asap’?
Cerobong asap adalah simbol dari pabrik yang menggunakan mesin dan menghasilkan asap. Industri tanpa cerobong asap artinya industri yang tidak menggunakan pabrik untuk menghasilkan sesuatu, misalnya industri musik dan film yang karyanya dibuat tanpa pabrik.
3. Mampukah Indonesia mengikuti jejak Korea dalam menyebarkan budaya ke seluruh dunia?
Keberhasilan Indonesia menyebarkan budaya seperti gelombang Korea sangat dipengaruhi oleh kerja sama yang baik dari semua pihak, pemerintah yang mendukung dan pelaku industi kreatif yang bekerja keras menghasilkan karya terbaiknya.
4. Menurutmu, apa yang dapat dilakukan Indonesia untuk melakukan ‘diplomasi lunak’?
Indonesia mempunyai banyak potensi untuk melakukan diplomasi lunak melalui seni budaya, makanan, pariwisata, dan lain-lain. Keberhasilan gelombang Korea sangat dipengaruhi oleh kerja sama yang baik dari semua pihak, pemerintah yang mendukung dan pelaku industi kreatif yang bekerja keras menghasilkan karya terbaiknya.
Demikian pembahasan mengenai Memahami Bacaan “Seni sebagai Kekuatan Diplomasi Budaya”a. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Sumber : Buku Bahasa Indonesia Kelas VI Kurikulum Merdeka, Kemendikbud.
MATEMATIKA
embahasan tentang Pecahan, Bilangan Desimal, dan Bilangan Bulat. Tujuan kegiatan pembelajaran kali ini adalah peserta didik mampu memikirkan cara untuk mengekspresikan hasil bagi pembagian bilangan bulat dalam pecahan dan untuk memahami konversi, memahami keterkaitan antara pecahan, desimal, dan bilangan bulat, dan mampu menyatakan pecahan sebagai desimal dan bilangan bulat, serta menyatakan desimal dan bilangan bulat sebagai pecahan, dapat melihat bahwa pecahan berada dalam kelompok angka yang sama dengan bilangan bulat dan desimal.
Pecahan, Bilangan Desimal, dan Bilangan Bulat
Pecahan adalah bagian dari satu keseluruhan dari suatu kuantitas tertentu. Secara matematis, bilangan pecahan dapat disimbolkan dengan “a/b”. Bilangan a/b bisa dibaca dengan “a per b”. Bilangan a sebagai pembilang dan bilangan b sebagai penyebut. Bilangan desimal adalah bilangan yang terdiri dari bilangan bulat dan bilangan pecahan, yang dalam penulisannya antara bilangan bulat dan pecahan dipisahkan dengan tanda koma, yang disebut dengan koma desimal. Bilangan bulat adalah semua bilangan yang tidak berbentuk pecahan atau desimal.
Pada kegiatan ini dengan mengelompokkan bilangan menjadi tiga kategori, peserta didik dapat menyadari fakta bahwa ada bilangan yang tidak dapat direpresentasikan dengan desimal.
1. Hasil Bagi dan Pecahan
Pikirkan tentang cara mengekspresikan hasil perhitungan selain bilangan bulat dan desimal.
1. Ketika kita membagi secara rata 2 l susu diantara ... anak, berapa l yang akan diterima setiap anak?
2 : ...
1. Masukkan bilangan dari 1 sampai 5 di dalam kotak dan hitunglah hasilnya.
2. Bagilah pernyataan di atas menjadi 3 kelompok berdasarkan jawabannya.
A. Yang jawabannya bilangan bulat.
2 : 1, dan 2 : 2
B. Yang jawabannya dinyatakan dengan tepat sebagai bilangan desimal.
2 : 4 dan 2 : 5
C. Yang jawabannya tidak dinyatakan dengan tepat sebagai bilangan desimal.
2 : 3 adalah 0,666..., jadi bilangan ini tidak dapat dinyatakan dengan tepat sebagai bilangan desimal karena tidak ada akhirnya.
1. Ketika 2 l dibagi secara rata kepada 3 anak, berapa l yang akan diterima setiap anak?
A. Warnai bagian untuk 1 anak.
B. Ada berapa l untuk 1 anak?
2/3
Banyaknya bagian untuk 1 anak ketika 1 l dibagi secara rata menjadi 3 bagian adalah 1/3
Banyaknya bagian untuk 1 anak ketika 2 l dibagi secara rata menjadi 3 bagian adalah 2/3.
2 : 3 = 2/3
Carilah jumlah liter susu untuk satu orang saat membaginya di antara ... orang.
Jika jumlah orang yang akan dibagi dari 1 sampai 5, carilah jumlah liter untuk setiap orang dalam bentuk desimal.
Jika ada satu dan dua orang, kita bisa mengekspresikannya sebagai bilangan bulat
Ketika 3 orang, tidak bisa dibagi habis.
Ketika 4 dan 5 orang, ungkapkanlah dengan desimal
Apakah mungkin untuk mewakili satu orang dengan jelas ketika ada tiga orang.
Dengan mengelompokkan bilangan menjadi tiga kategori, dapat diketahui bahwa ada bilangan yang tidak dapat direpresentasikan dengan desimal.
2. Berapa meter panjang setiap bagian jika 3 m tali dibagi menjadi 4 bagian yang sama?
1. Ayo tulislah kalimat matematikanya.
3 : 4
2. Berapakah panjang satu bagian?
3 : 4=3/4
Cara menyatakan panjang 2 m, 3 m, dan 4 m berdasarkan panjang tali yang dibagi menjadi empat bagian yang sama besar 1 m.
Membagi menjadi 4 bagian yang sama dari 2 m adalah 2/4 m dari tali 1 m. 2 : 4 = 2/4
3 meter yang dibagi 4 sama rata adalah 3/4 meter dari tali 1 meter. 3 : 4 = 3/4
Hasil bagi dari masalah pembagian dimana suatu bilangan bulat dibagi dengan bilangan bulat lain dapat dinyatakan sebagai pecahan.
Latihan
Ayo nyatakan hasil bagi menggunakan pecahan.
2. Pecahan, Bilangan Desimal, dan Bilangan Bulat
3. Jika kita membagi 2 m pita menjadi 5 bagian yang sama, berapa meter panjang setiap bagian?
1. Ayo nyatakan jawabannya sebagai pecahan dan bilangan desimal.
2: 5 = 2/5 = 0,4
2. Ayo tuliskan posisi pecahan dan bilangan desimal ini dalam garis bilangan.
4. Manakah yang lebih besar 3/5 liter dan 0,7 liter?
Jika kita mengonversi pecahan menjadi desimal, kita dapat membandingkannya karena keduanya adalah desimal. Sehingga, 3 : 5 = 0,6, dan 0,7 L yang lebih besar.
Kita juga dapat membandingkan desimal dengan mengubahnya menjadi pecahan dan mencocokkannya dengan pecahan. 0,7 = 7/10. 3/5 = 6/10 , jadi 0,7 L lebih banyak
5. Ayo nyatakan pecahan berikut sebagai bilangan desimal atau bilangan bulat.
6. Ayo nyatakan 2 dan 5 sebagai pecahan.
7. Ayo nyatakan bilangan desimal 0,19 dan 1,7 sebagai pecahan.
1. Karena 0,19 adalah 19 dikalikan dengan 0,01. kita dapat berpikir sebagai 19 dikalikan dengan 1/100 dan mendapat 19/100.
2. Karena 1,7 adalah 17 dikalikan dengan dari 0,1, kita dapat berpikir sebagai 17 dikalikan dengan 17/10 dan1/10 mendapa1 1 7/10.
Bilangan desimal dapat dinyatakan sebagai pecahan jika kita memilih 1/10 dan 1/100 sebagai unitnya.
Latihan
Isilah kotak dengan bilangan desimal dan pecahan.
8. Ayo bagilah pecahan berikut menjadi 3 kelompok.
9. Ayo tulislah sebuah tanda panah ↓ untuk setiap bilangan berikut pada garis bilangan di bawah ini.
Bilangan bulat, bilangan desimal, dan pecahan semuanya dapat dinyatakan pada garis bilangan.Hal ini dapat mempermudah untuk membandingkan bilangan tersebut.
Latihan
1. Ayo urutkan bilangan berikut dari yang paling kecil
2. Ayo ubahlah bilangan desimal menjadi pecahan dan pecahan menjadi bilangan desimal atau bilangan bulat
Demikikian pembahasan mengenai Pecahan, Bilangan Desimal, dan Bilangan Bulat. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Dari pembahasan materi di atas adalah bahwa Cara Menghitung Perkalian dan Pembagian Bilangan Pecahan tidaklah begitu sulit untuk dipahami. Hanya dibutuhkan ketelitian dalam mengalikan angka - angka yang ada pada bilangan pecahan tersebut. Untuk menambah wawasan kalian mengenai materi bilangan pecahan, pelajari juga materi tentang Cara Mengubah Bilangan Pecahan Biasa Menjadi Bilangan Pecahan Campuran. untuk materi bahasa Indonesia Alhamdulillah para murid sudah tuntas memhami kosakata sulit dalam teks bacaan
CP: Merefleksikansistemorgantubuhmanusiayang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya; menganalisis hubungan antar komponen biotik dan abiotik, serta pengaruhnya terhadapekosistem;menjelaskanfenomena gelombangbunyidancahayadalamkehidupan sehari-hari;menghasilkan upaya penghematan energi,sertapemanfaatansumber energi alternatif dari sumber daya yang ada di sekitarnyasebagaiupayamitigasiperubahan iklim; menjelaskan sistem tata surya, serta kaitannya dengan rotasi dan revolusi bumi; menjelaskanletakdankondisigeografisnegara Indonesia dengan menggunakan peta konvensional/digital; meninjau sejarah perjuanganparapahlawandilingkungansekitar tempat tinggalnya; menemukan keragaman budayanasionaldalamkontekskebhinekaan berdasarkanpemahamanterhadapnilai-nilai kearifanlokalyangberlakudiwilayahtempat tinggal;sertamenerapkankegiatanekonomi masyarakatdilingkungansekitar.
Tujuan Pembelajaran: Murid dapat mengidentifikasi organ organ yang terlibat dalam sistem gerak pada manusia.
Bahasa Indonesia
Capaian Pembelajaran:
Peserta didik mampu menjelaskan kembali ide pokok dan beberapa ide pendukung dari teks informasional, berpartisipasi aktif dalam diskusi dengan mempresentasikan gagasan, dan mampu menulis laporan sederhana (hasil wawancara) untuk menyampaikan informasi.
Tujuan Pembelajaran:
Murid dapat :
1. Memahami isi artikel tentang musisi Indonesia dan diplomasi budaya serta menjawab pertanyaan pemahaman.
2. Membuat peta pikiran untuk mengorganisasi gagasan tentang potensi diplomasi lunak Indonesia.
3. Merancang dan melakukan wawancara sederhana untuk menggali informasi tentang seni budaya lokal.
4. Menuliskan hasil wawancara dalam bentuk laporan singkat yang informatif
Assalamualaikum wr wb
Apa kabar anak sholih sholihah Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya... Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.
BAHASA INDONESIA
Pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VI Kurikulum Merdeka terdapat pembahasan tentang Joey Alexander, Pianis yang Mendunia. Tujuan pembelajaran kali ini adalah peserta didik mampu menyimak dengan baik dan menjawab pertanyaan mengenai artikel yang dibacakan. Pada kegiatan ini pesera didik menjelaskan kembali ide pokok dan beberapa ide pendukung pada teks yang dibacakan berdasarkan pemahaman dan pemaknaannya terhadap tulisan dan gambar pendukung.
Gagasan pokok adalah ide utama dari sebuah paragraf. Gagasan pokok biasanya terdapat di kalimat utama, bisa diletakkan di kalimat pertama dan terakhir. Sementara itu, gagasan pendukung adalah penjelasan atau informasi lain yang memperkuat gagasan pokok.
Di dalam sebuah paragraf, gagasan pokok dan gagasan pendukung memiliki peranan yang penting. Agar lebih tahu fungsi dari masing-masing gagasan, berikut ini penjabaran lebih lengkap terkait gagasan pokok dan gagasan Pendukung.
Fungsi Gagasan Pokok
Sebagai pokok masalah dalam paragraf atau teks.
Menunjukkan informasi yang ingin disampaikan penulis.
Memudahkan pembaca untuk memahami maksud teks.
Sebagai batasan untuk penulis dalam mengembangkan paragraf.
Fungsi Gagasan Pendukung
Sementara itu, untuk fungsi gagasan pendukung adalah sebagai berikut:
Menjelaskan gagasan pokok.
Melengkapi gagasan pokok.
Memberikan informasi tambahan yang masih berkaitan dengan gagasan pokok.
Terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan dalam menentukan gagasan pokok dan gagasan pendukung. Pertama-tama, tentu saja kamu harus membaca paragraf tersebut secara cermat dan utuh serta pahami maksud dari paragraf tersebut.
Teruslah membaca hingga kamu menemukan gagasan pokok dari paragraf tersebut. Gagasan pokok bisa diletakkan di awal atau akhir. Kemudian, cermati apakah kalimat tersebut merupakan gagasan pokok atau bukan.
Setelah menemukan gagasan pokok, kamu bisa menganalisis gagasan pendukungnya. Selain bisa dilihat dari letak kalimatnya, kamu bisa mengidentifikasi kata-kata yang menggunakan kata ganti atau rujukan, seperti: ini, itu, tersebut, mereka, dan lainnya.
Jangan lupa tulis gagasan pokok dan gagasan pendukung yang sudah kamu temukan. Baca kembali apakah gagasan pokok dan gagasan pendukung yang kamu tulis sudah benar atau belum.
Menyimak
Bacalah dengan nyaring secara bergantian artikel tentang musisi Indonesia yang dikenal di panggung dunia. Sambil menyimak bacaan, catatlah sebanyak mungkin kata kunci atau informasi penting dan menarik di buku tulis kalian.
Sekarang, periksalah catatan kalian! Tugas kalian berikutnya adalah membuat pertanyaan dari informasi yang kalian catat. Kalian akan menanyakan pertanyaan tersebut kepada teman sebangku. Kalian juga harus menjawab pertanyaan teman sebangku kalian. Jangan lupa untuk menanyakan pertanyaan secara bergantian. Apabila pertanyaan teman kalian sama dengan pertanyaan yang telah kalian buat, kalian tidak dapat menanyakan pertanyaan itu lagi.
No.
Kata Kunci
Pertanyaanku
1.
Amerika
Di manakah Joey Alexander sekarang tinggal?
2.
Bali
Di manakah Joey Alexander dilahirkan?
3.
Keyboard Elektronik
Apa nama alat musik yang digunakan Joey saat mulai belajar bermain piano?
4.
Jaz klasik
Apa aliran musik yang dikenalkan ayah Joey?
5.
Herbie Hancock
Siapa nama pianis terkenal yang mengunjungi Indonesia saat Joey berusia 8 tahun?
6.
Ukraina
Di mana Joey memenangkan hadiah kompetisi musik untuk semua usia yang diikuti 200 peserta dari 17 negara?
7.
Trio Joey Alexander
Apa nama grup musik Joey sekarang?
Jumlah pertanyaan teman yang kujawab dengan benar: .....
Jumlah pertanyaan yang dijawab temanku dengan benar ....
Dengan membuat dan menjawab pertanyaan, kalian berlatih mengingat ide pokok dan ide pendukung pada teks yang dibacakan kepada kalian.
IPAS
Pengertian Sistem Gerak pada Manusia
Sistem gerak pada manusia merupakan suatu mekanisme yang memungkinkan tubuh manusia untuk bergerak dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Sistem gerak terdiri dari rangkaian tulang, otot, dan sendi yang bekerja bersama-sama untuk menghasilkan pergerakan.
Tulang berfungsi sebagai kerangka penopang tubuh dan tempat melekatnya otot. Otot berkontraksi untuk menghasilkan gaya yang memungkinkan tubuh bergerak, sedangkan sendi memungkinkan gerakan antar tulang.
Fungsi Sistem Gerak pada Manusia
Sistem gerak pada manusia memiliki fungsi sebagai berikut:
1. Memberikan struktur penopang untuk tubuh dan melindungi organ-organ internal.
2. Memungkinkan berbagai gerakan tubuh seperti berjalan, berlari, mengangkat, dan melakukan aktivitas fisik lainnya.
3. Merespons secara refleks terhadap potensi bahaya dengan menghindari atau menghindarkan tubuh dari situasi berbahaya.
4. Menghasilkan panas selama aktivitas fisik untuk membantu menjaga suhu tubuh dalam kisaran yang optimal.
5. Mempertahankan keseimbangan tubuh sehingga kita dapat berdiri, berjalan, dan bergerak dengan koordinasi yang baik.
6. Sumsum tulang dalam tulang panjang berperan dalam pembentukan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit yang penting untuk oksigenasi, kekebalan tubuh, dan pembekuan darah.
7. Tulang menyimpan mineral seperti kalsium dan fosfor, serta berperan dalam produksi beberapa hormon penting.
Struktur Sistem Gerak pada Manusia
Sistem Gerak pada Manusia terdiri dari beberapa organ yang bekerjasama untuk memungkinkan manusia untuk menggerakkan tubuhnya.
Rangka
Rangka pada manusia terdiri dari berbagai jenis tulang yang membentuk kerangka penopang tubuh. Rangka termasuk tengkorak yang melindungi otak, tulang belakang (vertebrae) yang melindungi sumsum tulang belakang, dan tulang rusuk yang melindungi organ-organ vital seperti jantung dan paru-paru.
Tulang-tulang ini juga berperan dalam menyimpan mineral seperti kalsium dan fosfor, serta berkontribusi dalam pembentukan sel darah di sumsum tulang.
Otot
Otot adalah jaringan yang berkontraksi untuk menghasilkan gerakan. Ada tiga jenis otot utama: otot lurik (otot rangka), otot polos, dan otot jantung. Otot rangka melekat pada tulang-tulang melalui tendon dan bekerja bersama-sama untuk menghasilkan berbagai gerakan tubuh, seperti berjalan, mengangkat, dan berlari. Otot polos terdapat di dinding organ-organ dalam dan mengendalikan gerakan internal seperti peristaltik dalam sistem pencernaan. Otot jantung, yang hanya ada di jantung, memompa darah ke seluruh tubuh.
Sendi
Sendi adalah titik pertemuan antara dua tulang atau lebih, yang memungkinkan terjadinya gerakan dan memberikan fleksibilitas pada tubuh. Selain tulang, sendi juga terdiri dari berbagai jaringan lunak seperti tulang rawan, ligamen, dan cairan sinovial yang berfungsi melumasi sendi dan bantalan agar tidak terjadi gesekan saat bergerak.
Fungsi Sendi
Memungkinkan Gerakan:
Sendi adalah bagian penting dari sistem rangka yang memungkinkan tubuh untuk bergerak, seperti menekuk siku, berjalan, atau melambaikan tangan.
Memberikan Fleksibilitas:
Sendi juga membuat tubuh menjadi fleksibel sehingga bisa melakukan berbagai aktivitas.
Bagian-Bagian Sendi
Tulang Rawan (Kartilago):
Lapisan jaringan keras, licin, dan fleksibel yang menutupi ujung tulang di dalam sendi untuk mengurangi gesekan.
Ligamen:
Jaringan ikat yang kuat dan elastis yang menghubungkan tulang ke tulang lain untuk memberikan stabilitas pada sendi.
Tendon:
Jaringan ikat kuat yang menghubungkan otot ke tulang untuk mengontrol pergerakan sendi.
Membran Sinovial:
Jaringan yang melapisi sendi dan mengeluarkan cairan sinovial.
Cairan Sinovial:
Cairan bening yang berfungsi melumasi sendi, mengurangi gesekan, dan menyediakan nutrisi bagi tulang rawan.
Bursa:
Kantung berisi cairan yang berfungsi sebagai bantalan untuk mengurangi gesekan antara tulang, ligamen, dan struktur lain di dalam sendi.
Jenis-Jenis Sendi (Berdasarkan Gerakan)
Sendi Bergerak Bebas (Sinovial):Sendi yang dapat bergerak banyak, contohnya sendi siku dan pinggul.
Sendi Sebagian Bergerak (Kartilago):Sendi yang hanya bisa bergerak sedikit, seperti yang terdapat di tulang belakang.
Sendi Tidak Bergerak (Fibrosa):Sendi yang tidak dapat digerakkan sama sekali, contohnya sendi pada tulang tengkorak.
Gangguan pada sistem gerak manusia dan cara mengatasinya yaitu:
1. Osteoporosis (Penurunan Kepadatan Tulang)
Gangguan ini membuat tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Cara mengatasinya adalah dengan mengonsumsi makanan kaya kalsium dan vitamin D, berolahraga dengan beban, dan menghindari merokok serta alkohol.
2. Cedera Otot dan Tendon
Cedera otot, seperti robekan atau regangan, bisa terjadi akibat gerakan yang berlebihan atau cedera fisik. Terapi fisik, istirahat, pemberian kompres dingin-panas, dan latihan rehabilitasi adalah cara mengatasi cedera otot.
3. Artritis (Radang Sendi)
Artritis menyebabkan peradangan dan nyeri pada sendi. Pengobatan meliputi obat antiinflamasi, fisioterapi, berolahraga dengan ringan, dan menghindari aktivitas yang membebani sendi.
4. Skoliosis (Pembengkokan Tulang Belakang)
Skoliosis adalah kelainan bentuk tulang belakang yang dapat mengganggu postur dan mobilitas. Pemantauan berkala, terapi fisik, dan dalam kasus parah, pemasangan alat penyangga atau operasi bisa menjadi solusi.
Ini adalah kondisi di mana cakram antartulang belakang dapat meluas dan menekan saraf. Pengobatan dapat mencakup istirahat, terapi fisik, obat pereda nyeri, dan dalam kasus yang parah, operasi.
5. Kekakuan Sendi (Arthrogryposis)
Ini adalah kondisi di mana sendi memiliki keterbatasan gerakan. Terapi fisik dan latihan terencana dapat membantu meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan otot.
Teknologi Sistem Gerak pada Manusia
Seperti sistem organ lainnya, tentunya sistem gerak manusia juga bisa mengalami gangguan. Meskipun begitu, teknologi yang digunakan untuk membantu sistem gerak pada manusia cukup banyak berkembang.
Berikut beberapa teknologi dapat digunakan dalam penyembuhan patah tulang:
1. Gips
Gips berfungsi untuk menjaga agar tulang yang patah tetap dalam posisi yang benar dan meminimalkan gerakan agar proses penyembuhan berjalan lebih cepat.
2. Belat atau bidai
Belat atau bidai memiliki fungsi yang mirip dengan penggunaan gips. Bedanya, belat digunakan untuk menghentikan pergerakan pada area tulang yang patah selama masa penyembuhan. Biasanya, metode ini cocok untuk patah tulang kecil yang tidak memerlukan gips.
3. Traksi
Traksi adalah teknik lain yang melibatkan penggunaan alat seperti katrol, tali, beban, dan rangka logam yang ditempatkan di atas tempat tidur. Traksi bertujuan agar otot dan tendon di sekitar tulang yang patah meregang, membantu tulang tetap sejajar, dan mempercepat proses penyembuhan. Meski jarang digunakan, traksi sering diaplikasikan sebelum operasi untuk menjaga stabilitas tulang yang patah.
4. Operasi
Untuk kasus patah tulang yang sulit diatasi dengan gips atau belat, operasi menjadi pilihan. Melalui operasi, tulang yang patah dapat dikembalikan ke posisinya yang semula. Biasanya, dokter akan memasang paku atau pen logam di area tulang yang patah.
5. Pemberian obat-obatan
Pasien yang mengalami patah tulang juga akan menerima obat-obatan untuk mengendalikan gejala yang muncul. Jenis obat yang diberikan bergantung pada tingkat keparahan gejala. Umumnya, pasien diberi obat pereda nyeri dan antibiotik.
Untuk lebih jelasnya bisa menonton video pembelajaran dibawah ini:
AYO KITA PRAKTIK MEMBUAT REPLIKA RANGKA MANUSIA
SIMAK VIDEO BERIKUT INI:
Demikian pembelajaran pada hari ini, semoga bermanfaat. Jangan lupa belajar dirumah dan sholat lima waktu ya...