Wednesday, 28 October 2026

Kelas 2 Zaid bin Tsabit "Sumatif Harian 3 - Bahasa Indonesia"

 Nama Guru            : Istni Etty, S.Pd.

Mata Pelajaran      : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal        : Selasa / 27 Oktober 2026

Fase / Kelas           : A / 2 Zaid bin Tsabit

Materi                     : Sumatif Harian 3

Pertemuan             : 25


๐Ÿ“š✏️๐ŸŒˆ

Latihan Soal Bahasa Indonesia

Kelas 2 SD • Persiapan Sumatif Harian 3

๐ŸŽฏ Capaian Pembelajaran (CP)

Di akhir Fase A, siswa mampu memahami dan menyampaikan informasi sederhana secara lisan dan tulis. Siswa membaca kalimat dan teks pendek dengan intonasi yang tepat, serta menulis kalimat dan cerita sederhana dengan huruf, kata, dan tanda baca yang benar.

⭐ Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Siswa dapat memahami dan menulis kalimat dengan tanda seru (!).
  2. Siswa dapat membaca kalimat perintah, larangan, dan ajakan dengan intonasi yang tepat.
  3. Siswa dapat menulis kalimat informasi dari teks dan dari gambar.
  4. Siswa dapat membedakan dan menulis kata depan "di" dan imbuhan "di-" dengan benar.
  5. Siswa dapat menulis cerita sederhana dengan alur awal, tengah, dan akhir.

๐Ÿชœ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

PertemuanMateriKegiatan Inti
1Kalimat tanda seruMembaca kalimat, berlatih nada suara, menulis kalimat seru
2Kalimat perintah, larangan, ajakanBermain peran, membaca dengan intonasi
3Kalimat informasi (teks & gambar)Mengamati gambar, menulis informasi
4Kata depan "di" dan imbuhan "di-"Menyortir kartu kata, menulis kalimat
5Alur cerita awal-tengah-akhirMenyusun gambar berseri, menulis cerita
6Latihan dan sumatifMengerjakan soal, membahas jawaban

๐Ÿงฉ Metode dan Media

Metode: ceramah singkat, tanya jawab, demonstrasi, bermain peran, diskusi kelompok kecil, dan penugasan (learning by doing).
Media: gambar dan kartu kata, poster tanda baca, buku cerita bergambar, benda nyata di kelas, dan halaman blog ini.

๐Ÿ“– Ringkasan Materi

1. Kalimat tanda seru (!)

Dipakai untuk menunjukkan rasa kagum, senang, kaget, atau marah. Dibaca dengan suara naik. ๐Ÿ˜ฒ
Contoh: Wah, indah sekali pelangi itu!

2. Perintah, larangan, ajakan

Perintah ๐Ÿ‘‰ menyuruh orang melakukan sesuatu.
Contoh: Tolong ambilkan buku itu.
Larangan ๐Ÿšซ melarang sesuatu, memakai kata "jangan".
Contoh: Jangan berlari di kelas!
Ajakan ๐Ÿค mengajak bersama, memakai "ayo", "mari".
Contoh: Ayo kita bersih-bersih!

3. Kalimat informasi

Memberi tahu kita tentang sesuatu yang benar atau yang kita lihat, diakhiri tanda titik (.).
Contoh: Burung itu hinggap di dahan. ๐Ÿฆ

4. Kata depan "di" dan imbuhan "di-"

"di" = kata depan (tempat) → dipisah.
di rumah, di taman, di atas meja ๐Ÿ 
"di-" = imbuhan (pekerjaan) → disambung.
dibaca, dimakan, dibawa ๐Ÿš
Tips: kata "di" diikuti tempat. Kata "di-" diikuti kata kerja.

5. Alur cerita

๐ŸŒฑ Awal: pengenalan tokoh dan tempat.
๐Ÿ”ฅ Tengah: kejadian atau masalah.
๐Ÿ Akhir: penyelesaian cerita.

๐Ÿ“ Bagian A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat (a, b, atau c)!

๐ŸŽ‰
1. Kalimat yang memakai tanda seru adalah ....
  1. Aku bermain bola.
  2. Hore, kita menang!
  3. Adik pergi ke pasar.
๐ŸŒˆ
2. Kalimat seru yang tepat untuk menyatakan rasa kagum adalah ....
  1. Wah, pelanginya indah sekali!
  2. Pelangi muncul sore tadi.
  3. Di mana pelangi itu?
๐Ÿงน
3. Kalimat perintah yang tepat adalah ....
  1. Kita sedang di sekolah.
  2. Tolong sapu lantai itu.
  3. Dewi suka menyapu.
๐Ÿคซ
4. Kalimat perintah yang benar adalah ....
  1. Siapa yang bernyanyi?
  2. Ibu sedang membaca.
  3. Tutup pintunya dengan pelan!
๐Ÿšซ
5. Kalimat larangan yang tepat adalah ....
  1. Jangan menyentuh kompor!
  2. Mari kita memasak.
  3. Kompor itu berwarna merah.
๐ŸŒณ
6. Kata yang sering dipakai dalam kalimat larangan adalah ....
  1. ayo
  2. jangan
  3. mari
⚽
7. Kalimat ajakan yang tepat adalah ....
  1. Ayo kita bermain bola!
  2. Jangan bermain bola!
  3. Bola itu besar.
๐Ÿชด
8. Kalimat yang mengajak teman menyiram bunga adalah ....
  1. Siram bunga itu sekarang!
  2. Bunga itu cantik sekali.
  3. Mari kita menyiram bunga!
๐Ÿฆ
9. Kalimat informasi tentang gambar burung di dahan adalah ....
  1. Burung itu hinggap di dahan.
  2. Jangan ganggu burung itu!
  3. Ayo beri makan burung!
๐Ÿ˜
10. Kalimat informasi tentang gajah adalah ....
  1. Apakah gajah itu besar?
  2. Gajah memiliki belalai yang panjang.
  3. Ayo naik gajah!
๐Ÿ“•
11. Penulisan kata depan "di" yang benar adalah ....
  1. Buku itu diatas meja.
  2. Buku itu di atas meja.
  3. Buku itu di atasmeja.
๐Ÿซ
12. Kalimat yang memakai kata depan "di" dengan benar adalah ....
  1. Kami belajar di sekolah.
  2. Kami belajar disekolah.
  3. Kami di belajar sekolah.
๐ŸŽ
13. Kalimat yang menunjukkan tempat adalah ....
  1. Apel itu dimakan Rina.
  2. Apel itu dicuci Ibu.
  3. Apel itu di dalam keranjang.
๐Ÿงธ
14. Imbuhan "di-" yang benar terdapat pada kalimat ....
  1. Boneka itu dibeli Ayah.
  2. Boneka itu di meja.
  3. Boneka itu di kamar.
๐Ÿšฒ
15. Penulisan yang benar adalah ....
  1. Sepeda itu di pakai kakak.
  2. Sepeda itu dipakai kakak.
  3. Sepeda itu di-pakaikakak.
๐Ÿช
16. Kata yang memakai imbuhan "di-" adalah ....
  1. di dapur
  2. di rumah
  3. dimasak
๐Ÿ“–
17. Bagian cerita yang memperkenalkan tokoh dan tempat disebut ....
  1. awal
  2. tengah
  3. akhir
๐Ÿ”ฅ
18. Bagian cerita yang berisi kejadian atau masalah disebut ....
  1. judul
  2. awal
  3. tengah
๐Ÿ
19. Bagian cerita yang berisi penyelesaian disebut ....
  1. akhir
  2. awal
  3. tengah
๐Ÿงบ
20. Urutan cerita yang benar adalah ....
  1. akhir, awal, tengah
  2. tengah, akhir, awal
  3. awal, tengah, akhir

✍️ Bagian B. Isian Singkat

Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!

๐Ÿ“ข
1. Tanda baca (!) disebut tanda .
๐Ÿ˜ฎ
2. Tulislah satu kalimat seru tentang rasa senang!
๐Ÿ—ฃ️
3. Kalimat seru dibaca dengan suara yang (naik / turun).
๐Ÿ‘‰
4. Kalimat yang menyuruh orang melakukan sesuatu disebut kalimat .
๐Ÿšซ
5. Kalimat yang melarang disebut kalimat .
๐Ÿค
6. Kalimat yang mengajak disebut kalimat .
๐Ÿฅค
7. Tulislah satu kalimat perintah di rumah!
๐ŸŒŠ
8. Tulislah satu kalimat larangan di tepi sungai!
๐Ÿงผ
9. Tulislah satu kalimat ajakan mencuci tangan!
๐ŸŸ
10. Lengkapi dengan "di" atau "di-": Ikan berenang kolam.
๐Ÿฅญ
11. Lengkapi dengan "di" atau "di-": Mangga itu petik Kakek.
๐Ÿง
12. Kata depan "di" digunakan untuk menunjukkan (tempat / pekerjaan).
๐Ÿงฑ
13. Imbuhan "di-" ditulis dengan kata kerja (disambung / dipisah).
๐Ÿฑ
14. Buatlah kalimat informasi dengan kata depan "di" tentang kucing yang tidur di bawah kursi!
๐ŸŒณ
15. Tulislah satu kalimat informasi tentang taman bermain!
๐Ÿงพ
16. Ubah menjadi kalimat dengan "di-": "Ibu menyapu halaman." → Halaman Ibu.
๐Ÿ“š
17. Cerita yang baik memiliki tiga bagian, yaitu , , dan .
๐ŸŒฑ
18. Awal cerita: Rani pergi ke kebun bersama Ayah. Tuliskan tengah cerita!
๐Ÿ
19. Tuliskan akhir cerita tentang Rani di kebun!
๐Ÿซ
20. Tulislah cerita sederhana (awal, tengah, akhir) tentang kegiatan di sekolahmu!
Awal:
Tengah:
Akhir:

๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban

Periksa pekerjaanmu setelah selesai ya!

Bagian A. Pilihan Ganda

1. b2. a3. b4. c5. a6. b7. a8. c9. a10. b11. b12. a13. c14. a15. b16. c17. a18. c19. a20. c

Bagian B. Isian Singkat

Lihat jawaban isian
  1. seru
  2. Jawaban bebas, harus ada tanda seru. Contoh: Hore, aku juara satu!
  3. naik
  4. perintah
  5. larangan
  6. ajakan
  7. Jawaban bebas. Contoh: Tolong letakkan gelas itu di meja.
  8. Jawaban bebas, memakai "jangan". Contoh: Jangan bermain air terlalu dalam!
  9. Jawaban bebas, memakai "ayo/mari". Contoh: Ayo kita cuci tangan!
  10. di (dipisah: di kolam)
  11. di- (disambung: dipetik)
  12. tempat
  13. disambung
  14. Contoh: Kucing tidur di bawah kursi.
  15. Jawaban bebas. Contoh: Anak-anak bermain ayunan di taman.
  16. disapu
  17. awal, tengah, akhir
  18. Contoh: Rani dan Ayah menanam bibit cabai.
  19. Contoh: Beberapa hari kemudian, cabainya tumbuh subur.
  20. Jawaban bebas, berurutan awal-tengah-akhir, kalimat lengkap, memakai huruf kapital dan tanda baca.

Skor: Pilihan ganda 20 soal × 3 = 60. Isian 20 soal × 2 = 40. Total 100.

๐ŸŒŸ Kesimpulan

  • Kalimat seru memakai tanda (!) untuk rasa kagum, senang, atau kaget.
  • Kalimat perintah menyuruh, larangan memakai "jangan", ajakan memakai "ayo" atau "mari".
  • Kalimat informasi memberi tahu dan diakhiri titik.
  • Kata depan "di" dipisah (tempat). Imbuhan "di-" disambung (pekerjaan).
  • Cerita punya awal, tengah, dan akhir.

Semangat belajar, ya! Kamu pasti bisa! ๐ŸŽ“


Monday, 26 October 2026

TES UKG ISTNI ETTY, SENIN 26 OKTOBER 2026


Identtas

Nama Guru         : Istni Etty, S.Pd

Mapel                  : Mtematika

Hari/ Tanggal     : Senin / 26 Oktober 2026

Fase/ Kelas       : A/ Kelas 2 Zaid bin Tsabit

Materi Ajar         : Mengidentifikasi Nilai Tempat Puluhan dan Satuan

Pertemuan      : 1


Assalamualaikum, Anak-anak Hebat!

Selamat pagi anak-anak baik Ibu Guru.. Bagaimana kabarnya? 

Sudah siapkah untuk memulai pembelajaran hari ini?


Ibu Guru sudah memberikan rangkuman materi dan latihan soal di bawah ini, untuk materi hari ini ya sayang.. ^,^

Yuk, kita mulai dengan semangat!


Berikut di bawah ini Materi Matematika

๐Ÿ”ข Matematika ๐Ÿ”ข

Mengidentifikasi Nilai Tempat Puluhan dan Satuan

Kelas 2 SD

ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َٰู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠู…ِ
"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang"

Capaian Pembelajaran (CP) dan Tujuan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (Fase A, Elemen Bilangan): Peserta didik dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (menguraikan) bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol.


๐ŸŽฏ Tujuan Pembelajaran

PRINSIP PEMBELAJARAN MENDALAM

Meaningful Learning (Bermakna)

•        Konsep dihubungkan dengan kehidupan nyata: mengemas keripik, menghitung kelereng, menata uang jajan (koin 10 dan 1).

•        Memakai konteks lokal Lampung (keripik pisang, singkong) agar relevan dengan lingkungan murid.

•        Murid menyadari manfaat nilai tempat: membaca harga, nomor rumah, jumlah barang, dan umur.

 

Mindful Learning (Penuh Kesadaran)

•        Murid diajak fokus dengan jeda napas singkat dan doa di awal.

•        Pertanyaan pemantik memancing murid berpikir dalam, misalnya "Mengapa harus ditukar?" dan "Apa yang terjadi jika kita salah menaruh angka di kolom?".

•        Murid memeriksa kembali jawabannya dengan menghitung ulang benda konkret, lalu merefleksikan strategi yang dipakai.

 

Joyful Learning (Menyenangkan)

•        Permainan peran "Warung Keripik Pisang" dengan topi atau celemek penjual.

•        Lagu pendek bergerak: "Sepuluh satuan, ikat jadi satu, jadilah satu puluhan!" dengan tepuk dan gerakan.

•        Penghargaan berupa apresiasi positif ("bintang kerja sama"), bukan perbandingan antarmurid.

 

 

๐Ÿงฉ Metode Pembelajaran

Materi ini disampaikan dengan pendekatan konkret dan menyenangkan, sesuai karakteristik anak kelas 2 SD yang masih membutuhkan benda nyata untuk memahami konsep angka:

1. Ceramah InteraktifGuru menjelaskan konsep puluhan dan satuan sambil menunjukkan gambar balok/kubus satuan.
2. Demonstrasi Alat PeragaMenggunakan kelereng, lidi, atau kubus satuan yang dikelompokkan menjadi 10-10 untuk menunjukkan puluhan.
3. Tanya JawabGuru bertanya, misalnya "Pada angka 47, angka 4 menempati nilai tempat apa?"
4. Permainan Kartu AngkaSiswa menyusun kartu angka menjadi bilangan, lalu menentukan nilai tempatnya.
5. Latihan MandiriSiswa mengerjakan latihan soal untuk mengukur pemahaman secara individu.
6. Bimbingan IndividualGuru mendampingi siswa yang masih kesulitan membedakan puluhan dan satuan.

๐Ÿ“ฆ Apa itu Nilai Tempat?

Setiap angka dalam sebuah bilangan mempunyai tempat masing-masing. Untuk bilangan yang terdiri dari 2 angka, tempat itu adalah puluhan dan satuan.

Contoh: 3 5

PuluhanSatuan
35

Artinya: 3 puluhan dan 5 satuan, atau 3 + 5 = 30 + 5 = 35

๐Ÿงฑ Membayangkan dengan Balok

Angka puluhan dibayangkan sebagai balok panjang berisi 10 kotak kecil. Angka satuan dibayangkan sebagai kotak kecil satu-satu.

3 Puluhan
5 Satuan

3 Puluhan + 5 Satuan = 35

๐Ÿ“ Cara Menentukan Nilai Tempat

Lihat bilangan 62

PuluhanSatuan
62
Langkah mudah: Angka paling kiri = puluhan. Angka paling kanan = satuan. Contoh: 62 → 6 puluhan, 2 satuan.

๐Ÿ’ก Tahukah Kamu?

Memahami nilai tempat sangat berguna untuk belajar penjumlahan dan pengurangan bersusun. Jika kita paham puluhan dan satuan, berhitung akan terasa lebih mudah, insyaAllah.

๐Ÿ“ Ayo Berlatih!
1. Pada bilangan 47, angka 4 menempati nilai tempat ...
a. Satuan
b. Puluhan
c. Ratusan
2. Pada bilangan 58, angka 8 menempati nilai tempat ...
a. Satuan
b. Puluhan
c. Ratusan
3. Bilangan 26 terdiri dari ... puluhan dan ... satuan.
a. 2 puluhan, 6 satuan
b. 6 puluhan, 2 satuan
c. 2 puluhan, 2 satuan
4. 4 puluhan + 3 satuan = ...
a. 34
b. 43
c. 40
5. Bilangan yang memiliki 7 puluhan dan 1 satuan adalah ...
a. 71
b. 17
c. 70
6. Pada bilangan 90, angka satuannya adalah ...
a. 9
b. 0
c. 90
7. Angka puluhan pada bilangan 83 adalah ...
a. 8
b. 3
c. 83
8. Isilah titik-titik! Bilangan 55 terdiri dari .... puluhan dan .... satuan.
9. Isilah titik-titik! 6 puluhan dan 4 satuan sama dengan bilangan ....
10. Uraikan bilangan 29 menjadi bentuk puluhan dan satuan!

๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban

  • 1. b. Puluhan
  • 2. a. Satuan
  • 3. a. 2 puluhan, 6 satuan
  • 4. b. 43
  • 5. a. 71
  • 6. b. 0
  • 7. a. 8
  • 8. 5 puluhan, 5 satuan
  • 9. 64
  • 10. 2 puluhan dan 9 satuan (20 + 9)

Kelas 2 Zaid bin Tsabit "Sumatif Harian 3 - Bahasa Indonesia"

  Nama Guru              : Istni Etty , S.Pd. Mata Pelajaran      : Bahasa Indonesia Hari / Tanggal        : Selasa / 27 Oktober 2026 Fase /...