Tuesday, 3 March 2026

MATERI AJAR SELASA , 3MARET 2026

 Hari/tanggal            :  Selasa, 3 Maret 2026

Kelas                          : VI Abbas Ibnu Firnas


Materi Muatan Pelajaran

IPAS                     :  Alam Semesta (Bumi, Matahari dan Bulan)

Matematika                 : Peluang

CP IPAS

Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya; menganalisis hubungan antar komponen biotik dan abiotik, serta pengaruhnya terhadap ekosistem; menjelaskan fenomena gelombang bunyi dan cahaya dalam kehidupan sehari-hari; menghasilkan upaya penghematan energi,  serta  pemanfaatan sumber energi alternatif dari sumber daya yang ada di sekitarnya sebagai upaya mitigasi perubahan iklim; menjelaskan sistem tata surya, serta kaitannya dengan rotasi dan revolusi bumi; menjelaskan letak dan kondisi geografis negara Indonesia dengan menggunakan peta konvensional/digital; meninjau sejarah perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya; menemukan keragaman budaya nasional dalam konteks kebhinekaan berdasarkan pemahaman terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di wilayah tempat tinggal; serta menerapkan kegiatan ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar.

Tujuan: murid mampu memahami konsep alam semesta dengan baik


Matematika                 : Peluang

Capaian pembelajaran matematika:

pemahaman mendalam tentang Bilangan (cacah hingga 1.000.000, pecahan, desimal, operasi hitung, pangkat, akar), Aljabar (pola, persamaan sederhana), Pengukuran (luas, keliling, volume bangun datar/ruang, waktu, sudut, debit, kecepatan), Geometri (bangun ruang, visualisasi spasial), dan Analisis Data & Peluang (mengumpulkan, menyajikan, menganalisis data dalam tabel/diagram).

Tujuan Pembelajaran;

siswa dapat mengetahui konsep peluang dengan baik. 


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya...

Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.




 IPAS
Sistem Tata Surya, yaitu Matahari (bintang pusat) dan benda-benda langit pengorbitnya (planet, satelit, asteroid, komet), menjelaskan gerakan rotasi dan revolusi Bumi, peran gravitasi, serta karakteristik planet-planet (Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus) dan galaksi Bima Sakti. Siswa akan belajar tentang benda langit seperti bintang, planet, bulan, asteroid, meteoroid, dan komet, serta teknologi antariksa dan penjelajahan Mars. 
1. Sistem Tata Surya
  • Pusat: Matahari, bintang raksasa gas yang menjadi pusat gravitasi.
  • Anggota: 8 planet (Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus), satelit alami (bulan), asteroid, komet, meteoroid.
  • Galaksi: Tata surya kita berada di dalam Galaksi Bima Sakti.
Benda-benda Langit
  • Bintang: Bola gas panas bersinar sendiri (Contoh: Matahari).
  • Planet: Benda langit berukuran besar mengorbit bintang. Dibagi planet dalam (berbatu) dan planet luar (gas).
  • Bulan: Satelit alami yang mengorbit planet.
  • Asteroid: Batu-batuan di sabuk asteroid (antara Mars & Jupiter).
  • Komet: Bintang berekor (es, debu, batuan).
  • Meteoroid: Pecahan asteroid kecil. 
3. Gerakan Bumi dan Bulan
  • Rotasi Bumi: Perputaran Bumi pada porosnya (24 jam) menyebabkan siang-malam.
  • Revolusi Bumi: Perputaran Bumi mengelilingi Matahari (365,25 hari) menyebabkan tahun dan musim.
  • Rotasi & Revolusi Bulan: Waktu rotasi dan revolusi Bulan sama (27 hari), sehingga kita hanya melihat satu sisi Bulan. 
  • 4. Gaya Gravitasi
    • Gaya tarik menarik antar benda bermassa. Matahari punya gravitasi terbesar di tata surya.
    • Gravitasi Matahari menjaga planet tetap di orbitnya. 
    5. Teknologi dan Penjelajahan Antariksa
    • Satelit buatan manusia untuk komunikasi, cuaca, dll..
    • Misi penjelajahan Mars (rover: Sojourner, Curiosity, dll.) untuk mencari air dan tanda kehidupan. 
Karakteristik Planet (Contoh)
  • Bumi: Satu-satunya planet dengan air cair dan kehidupan, punya 1 bulan.
  • Mars: Planet merah, mirip Bumi, menjadi target penjelajahan.
  • Jupiter: Planet terbesar, gas.
  • Saturnus: Terkenal dengan cincinnya. 













Matematika


Setiap hari tanpa kita sadari atau tidak, kita selalu membuat prediksi terhadap apa yang akan terjadi. Perkiraan yang kalian lakukan tiap hari sebenarnya dapat dihitung secara matematis. Perhitungan perkiraan ini disebut juga peluang. Peluang adalah perhitungan tentang seberapa mungkin terjadinya suatu kejadian.

A. Skala Peluang
Skala peluang adalah cara untuk mengukur seberapa besar kemungkinan suatu kejadian tertinggi angkanya, makin besar peluang kejadian itu akan terjadi. Skala peluang sering digunakan kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, saat menebak siapa yang akan menang dalam permainan sepak bola.  Skala peluang membantu kita memahami dan memprediksi kejadian dengan lebih mudah.
Suatu kejadian yang kita prediksi dapat dikelompokkan kedalam beberapa kategori, antara lain : mungkin, kurang mungkin, mungkin, sangat mungkin, dan pasti. Berikut contoh kejadian yang diprediksi berdasarkan kategori tersebut.
Peluang
No.KategoriContoh Kejadian
1.Tidak mungkinSaya tidak mungkin berkurang usianya tahun depan.
2.Kurang mungkinKami sekelompok pindah rumah
3.MungkinHujan di sekitar rumah Dhien
4.Sangat mungkinKami makan malam bersama-sama
5.PastiMatahari terbit besok pagi.

Latihan
1. Buatlah skala peluang untuk beberapa konteks berikut. 
a. Salah satu lauk makan malam keluarga kalian hari ini.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
Ayam BetutuOpar AyamAyam GorengTempe-

b. Hasil melempar dadu 6 sisi dengan masing-masing sisi sebagai berikut: 2, 2, 3, 3, 3, 4.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
1, 5, 6423-
Sisi 2 = muncul 2 kali = 2/6
Sisi 3 = muncul 3 kali = 3/6
Sisi 4 = muncul 1 kali = 1/6

c. Hasil melempar dadu 8 sisi dengan masing-masing sisi sebagai berikut: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
--1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8--
Sisi 1 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 2 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 3 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 4 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 5 = muncul 3 kali = 1/8
Sisi 6 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 7 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 8 = muncul 3 kali = 1/8

Hasil melempar dadu 8 sisi dengan masing-masing sisi sebagai berikut: 5, 5, 5, 5, 5, 5, 5, 5.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
1, 2, 3, 4, 6, 7, 8---5
Sisi 6 = muncul 8 kali = 8/8 = 1

e. Mengambil 1 bola secara acak dari tas.
Tas
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
-Putih dan biruKuningHijau-
Bola hijau = 5/10
Bola kuning = 3/10
Bola putih = 1/10
Bola biru = 1/10

f. Mengambil 1 bola secara acak dari tas
Tas 2
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
-Merah, Ungu, dan Merah muda BiruKuning-
Bola kuning = 7/15
Bola biru = 5/15
Bola muda = 1/15
Bola merah = 1/15
Bola ungu = 1/15

Bencana alam yang akan terjadi di daerah Sulawesi Tengah.
Banyaknya Bencana Alam yang Terjadi Berdasarkan Desa/Kelurahan di Sulawesi Tengah
Tanah longsorBanjirGempa bumiTsunamiGunung Meletus
13356755600

Skala Peluang
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
Tsunami dan Gunung meletus-Tanah longsorGempa bumi dan banjir-



Monday, 2 March 2026

MATERI AJAR SENIN, 2 MARET 2026

 Hari/tanggal            :  Senin, 2 Maret 2026

Kelas                          : VI Abbas Ibnu Firnas


Materi Muatan Pelajaran

B. Indonesia                : Bab 6 Liburan Perpisahan Kelas

Bahasa Indonesia:

Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menyebutkan permasalahan yang dihadapi tokoh serta solusi yang diambil dalam teks naratif. Peserta didik mampu mengembangkan kategori yang lebih terperinci (misalnya membandingkan objek) berdasarkan pemahaman terhadap teks dan gambar. Peserta didik mampu menulis teks naratif (fiksi ilmiah) dengan awal, tengah, dan akhir cerita.

Tujuan Pembelajaran, Murid dapat :

 ·         membuat skala prioritas dari berbagai kebutuhan dengan benar.

·         membuat keputusan berdasarkan berbagai pertimbangan dengan benar.

·         membelanjakan uang dan menyusun anggaran sederhana dengan benar.

·         memahami iklan dan kuitansi dengan benar.

  • menulis teks fiksi ilmiah sederhana dengan benar.

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya...

Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.

BAHASA INDONESIA


BAHASA INDONESIA

 ðŸ“˜ Cerita Fiksi Ilmiah

 1️⃣ Pengertian

Cerita fiksi ilmiah  adalah cerita rekaan (khayalan) yang dibuat berdasarkan ide atau konsep ilmu pengetahuan dan teknologi.

Biasanya ceritanya membahas hal-hal yang belum tentu terjadi sekarang, tetapi mungkin terjadi di masa depan atau di tempat lain (misalnya luar angkasa).

👉 Jadi, walaupun khayalan, ceritanya masih berkaitan dengan sains, seperti:

* teknologi canggih

* robot / kecerdasan buatan

* perjalanan waktu

* kehidupan di planet lain

2️⃣ Ciri-ciri Cerita Fiksi Ilmiah

Beberapa ciri utamanya:

1. **Mengandung unsur ilmu pengetahuan/teknologi**

   Contoh: pesawat luar angkasa, mesin waktu, robot pintar.

2. **Bersifat imajinatif (khayalan)**

   Kejadiannya belum tentu nyata atau belum terjadi.

Cara Membuat Cerita Fiksi Ilmiah

Langkah sederhana yang bisa diajarkan ke siswa:

1️⃣ **Tentukan ide utama**

* Mau tentang apa?

  Misal: perjalanan ke Mars, robot sekolah, dll.

2️⃣ **Tentukan tokoh dan latar**

* Siapa tokohnya?

* Di mana dan kapan terjadi?

3️⃣ **Susun alur cerita**

* Awal → pengenalan tokoh

* Tengah → muncul masalah

* Akhir → penyelesaian

4️⃣ **Masukkan unsur sains/teknologi**

* Gunakan ide ilmiah sederhana

  Contoh: alat teleportasi, kendaraan terbang

5️⃣ **Tuliskan cerita dengan bahasa menarik**

* Gunakan deskripsi imajinatif

* Tetap runtut dan mudah dipahami

✅ **Contoh ide sederhana:**

“Seorang siswa menemukan robot yang bisa mengerjakan PR, tetapi robot itu tiba-tiba mengambil alih sekolah





Wednesday, 25 February 2026

MATERI AJAR RABU, 25 FEBRUARI 2026

 Hari/Tanggal       : Rabu, 25 Februari 2026

Kelas                   : VI Abbas Ibnu Firnas

Muatan Pelajaran: 

1. Bahasa Indonesia   :Bab 6 Liburan Perpisahan Kelas

2. Matematika            : Peluang


Bahasa Indonesia

Capaian Pembelajaran: 

Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menyebutkan permasalahan yang dihadapi tokoh serta solusi yang diambil dalam teks naratif. Peserta didik mampu mengembangkan kategori yang lebih terperinci (misalnya membandingkan objek) berdasarkan pemahaman terhadap teks dan gambar. Peserta didik mampu menulis teks naratif (fiksi ilmiah) dengan awal, tengah, dan akhir cerita.

Tujuan Pembelajaran, Murid dapat :

 membuat skala prioritas dari berbagai kebutuhan dengan benar.

membuat keputusan berdasarkan berbagai pertimbangan dengan benar.

 membelanjakan uang dan menyusun anggaran sederhana dengan benar.

memahami iklan dan kuitansi dengan benar.

menulis teks fiksi ilmiah sederhana dengan benar.

 Pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VI Kurikulum Merdeka terdapat pembahasan tentang Menulis Kuitansi. Tujuan pembelajaran kali ini adalah menuliskan kalimat dengan tanda baca: tanda titik, koma, tanda tanya, tanda seru, dan tanda petik sesuai dengan fungsinya. Menuliskan kalimat dengan spasi di antara kata. Menulis kalimat dengan huruf kapital di awal kalimat.


Kuitansi adalah tanda bukti pembayaran yang ditandatangani oleh pihak yang menerima uang. Apabila jumlah transaksi yang dilakukan memiliki nilai besar, maka kwitansi biasanya ditempel dengan materai. Soalnya, jika terjadi masalah dalam proses pembayaran di kemudian hari maka bisa dibawa ke pengadilan untuk diselesaikan secara hukum.

Kwitansi pada umumnya memiliki dua lapis kertas yakni putih dan berwarna pink atau kuning. Secarik kwitansi berwarna pink atau kuning fungsinya sebagai salinan, jadi kertas kwitansi putih biasanya diberikan kepada pembeli dan yang berwarna disimpan oleh penjual.

Cara menulis kwitansi juga ada syaratnya, tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Sebab, kwitansi memiliki peran yang sangat krusial dalam melakukan transaksi, apalagi kalau jumlah uangnya besar. Jika terjadi kesalahan penulisan dalam jumlah pembayaran atau nama penerima, maka kwitansi bisa dinyatakan tidak valid. Komponen atau unsur-unsur yang ada dalam kuitansi.
Kuitansi
  1. Nomor kuitansi.
  2. Nama Lengkap orang yang bertransaksi atau menyerahkan uang.
  3. Jumlah uang yang diserahkan, ditulis dalam angka maupun huruf.
  4. Tujuan pembayaran.
  5. Tempat, hari, dan tanggal transaksi.
  6. Nama Lengkap dan tanda tangan pihak yang menerima uang. Bila pembayaran dilakukan dengan menggunakan meterai, tanda tangan harus mengenai meterai.
  7. Cap atau stempel dinas/perusahaan yang menerima pembayaran.

Jika transaksi dilakukan secara elektronik (daring), kuitansi juga dikeluarkan secara elektronik, misalnya dikirim lewat surel. Kuitansi/resi elektronik tidak memerlukan tanda tangan. 

Menulis Kuitansi
Kuitansi
  1. Bayangkan kalian adalah bendahara kelas yang bertugas menagih iuran kelas dari setiap siswa di kelas. 
  2. Di sepotong kertas, tulislah kuitansi untuk teman sebangku. 
  3. Sebutkan bahwa dia telah membayar iuran kelas sebesar Rp25.000,00 untuk bulan Maret. 
  4. Perhatikan komponen yang harus ada dalam kuitansi. 
  5. Jangan lupa bubuhkan tanda tanganmu, ya.

Demikian pembahasan mengenai Menulis Kuitansi Pembayaran. Semoga tulisan ini bermanfaat. 

Sumber : Buku Bahasa Indonesia Kelas VI Kurikulum Merdeka, Kemendikbud

etiap hari tanpa kita sadari atau tidak, kita selalu membuat prediksi terhadap apa yang akan terjadi. Perkiraan yang kalian lakukan tiap hari sebenarnya dapat dihitung secara matematis. Perhitungan perkiraan ini disebut juga peluang. Peluang adalah perhitungan tentang seberapa mungkin terjadinya suatu kejadian.

A. Skala Peluang
Skala peluang adalah cara untuk mengukur seberapa besar kemungkinan suatu kejadian tertinggi angkanya, makin besar peluang kejadian itu akan terjadi. Skala peluang sering digunakan kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, saat menebak siapa yang akan menang dalam permainan sepak bola.  Skala peluang membantu kita memahami dan memprediksi kejadian dengan lebih mudah.

Suatu kejadian yang kita prediksi dapat dikelompokkan kedalam beberapa kategori, antara lain : mungkin, kurang mungkin, mungkin, sangat mungkin, dan pasti. Berikut contoh kejadian yang diprediksi berdasarkan kategori tersebut.
Peluang
No.KategoriContoh Kejadian
1.Tidak mungkinSaya tidak mungkin berkurang usianya tahun depan.
2.Kurang mungkinKami sekelompok pindah rumah
3.MungkinHujan di sekitar rumah Dhien
4.Sangat mungkinKami makan malam bersama-sama
5.PastiMatahari terbit besok pagi.

Latihan
1. Buatlah skala peluang untuk beberapa konteks berikut. 
a. Salah satu lauk makan malam keluarga kalian hari ini.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
Ayam BetutuOpar AyamAyam GorengTempe-

b. Hasil melempar dadu 6 sisi dengan masing-masing sisi sebagai berikut: 2, 2, 3, 3, 3, 4.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
1, 5, 6423-
Sisi 2 = muncul 2 kali = 2/6
Sisi 3 = muncul 3 kali = 3/6
Sisi 4 = muncul 1 kali = 1/6

c. Hasil melempar dadu 8 sisi dengan masing-masing sisi sebagai berikut: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
--1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8--
Sisi 1 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 2 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 3 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 4 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 5 = muncul 3 kali = 1/8
Sisi 6 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 7 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 8 = muncul 3 kali = 1/8

d. Hasil melempar dadu 8 sisi dengan masing-masing sisi sebagai berikut: 5, 5, 5, 5, 5, 5, 5, 5.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
1, 2, 3, 4, 6, 7, 8---5
Sisi 6 = muncul 8 kali = 8/8 = 1

e. Mengambil 1 bola secara acak dari tas.
Tas
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
-Putih dan biruKuningHijau-
Bola hijau = 5/10
Bola kuning = 3/10
Bola putih = 1/10
Bola biru = 1/10

f. Mengambil 1 bola secara acak dari tas
Tas 2
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
-Merah, Ungu, dan Merah muda BiruKuning-
Bola kuning = 7/15
Bola biru = 5/15
Bola muda = 1/15
Bola merah = 1/15
Bola ungu = 1/15

g. Bencana alam yang akan terjadi di daerah Sulawesi Tengah.
Banyaknya Bencana Alam yang Terjadi Berdasarkan Desa/Kelurahan di Sulawesi Tengah
Tanah longsorBanjirGempa bumiTsunamiGunung Meletus
13356755600

Skala Peluang
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
Tsunami dan Gunung meletus-Tanah longsorGempa bumi dan banjir-

2. Coba lihat data bencana alam dalam tiga tahun terakhir (2021) dengan memindai kode QR ini. Catatan: gunakan data yang disediakan guru kalian apabila akses artikel di internet tidak memungkinkan. Berdasarkan data tersebut, kalian akan membuat prediksi provinsi tempat tinggal Dhien dan keluarga. Buat skala peluangnya dengan kategori berikut: pasti, sangat mungkin, mungkin, kurang mungkin, dan tidak mungkin.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan SelatanBanten, Jawa Tengah, Papua, GorontaloSumatra Utara, Maluku Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi TengahJawa Timur-

3. Jawab pertanyaan dengan petunjuk yang tersedia pada skala peluangnya. 
a. Terdapat sebuah dadu permainan dengan 6 sisi.
Berdasarkan skala peluangnya, berapa perkiraan angka yang tertera di masing-masing sisi dadunya?
Soal 2a
Perkiraan : 2, 2, 2, 4, 4, 1
b. Terdapat sebuah dadu permainan dengan 6 sisi.
Berdasarkan skala peluangnya, berapa perkiraan angka yang tertera di masing-masing sisi dadunya?
Soal 2b
Perkiraan : 3, 3, 4, 4, 5, 5
c. Terdapat sebuah dadu permainan dengan 8 sisi.
Berdasarkan skala peluangnya, berapa perkiraan angka yang tertera di masing-masing sisi dadunya?
Soal 2c
Perkiraan : 6, 6, 6, 4, 4, 5, 5, 3
d. Terdapat sebuah dadu permainan dengan 8 sisi.
Berdasarkan skala peluangnya, apa perkiraan angka yang tertera di masing-masing sisi dadunya?
Soal 2d
Perkiraan : 8, 8, 8, 8, 8, 8, 8, 8
e. Terdapat 10 bola dalam 1 tas. Apabila diambil secara acak, skala peluang terambilnya bola dengan masing-masing warna adalah seperti berikut.
Berdasarkan skala peluangnya, apa perkiraan jumlah bola dengan masing-masing warna?
Soal 2e
6 bola putih, 3 bola merah, 1 bola kuning
5 bola putih, 3 bola merah, 2 bola kuning
f. Terdapat 15 bola dalam 1 tas. Apabila diambil secara acak, skala peluang terambilnya bola dengan masing-masing warna adalah seperti berikut.
Berdasarkan skala peluangnya, apa perkiraan jumlah bola dengan masing-masing warna? berikut.
Soal 2f

7 bola merah, 4 bola hijau, 4 bola biru
8 bola merah, 3 bola hijau, 4 bola biru
8 bola merah, 4 bola hijau, 3 bola biru
9 bola merah, 3 bola hijau, 3 bola biru
Demikian pembahasan mengenai Skala Peluang. Semoga tulisan ini bermanfaat.

MATERI AJAR SELASA , 3MARET 2026

  Hari/tanggal            :  Selasa, 3 Maret 2026 Kelas                          : VI Abbas Ibnu Firnas Materi Muatan Pelajaran IPAS        ...