KELAS 2 RAN
GKUMAN SUMATIF SENI RUPA, KAMIS 20 AGUSTUS 2026
IDENTITAS
Nama Guru : Istni Etty, S.Pd.
Hari / Tanggal : Kamis / 20 Agustus 2026
Fase / Kelas : A / 2 Zaid Bin Tsabit
Mata Pelajaran : Seni Rupa (Sumatif Harian 1)
๐จ Latihan Soal Sumatif 1
Seni Rupa
Bab 1 Sub A – Warna
Sumatif Harian · 20 Soal Isian · 2026/2027
๐ Tujuan Pembelajaran: Mengenal jenis-jenis warna (primer, sekunder, netral), memahami cara pencampuran warna, mengidentifikasi warna benda di lingkungan sekitar, dan mengapresiasi karya seni berwarna.
20 Soal Isian
Primer · Sekunder · Netral
CP · TP · ATP Lengkap
Kunci Jawaban + Kesimpulan
๐️
Perangkat Pembelajaran – Seni Rupa Bab 1 Sub A: Warna
Capaian Pembelajaran · Tujuan Pembelajaran · Alur Tujuan Pembelajaran · Metode & Media
๐ Capaian Pembelajaran (CP) – Elemen Mengalami & MerefleksikanCPPeserta didik mampumengenal dan mengidentifikasi unsur-unsur rupakhususnya warna yang ada pada benda-benda di lingkungan sekitar dan karya seni rupa sederhana.
CPPeserta didik mampumenyebutkan dan mengelompokkan jenis warna(primer, sekunder, netral) secara tepat berdasarkan pengamatan langsung maupun gambar.
CPPeserta didik mampumerefleksikanhasil karya seni berwarna milik diri sendiri dan teman, serta menilai kesesuaian warna dengan kenyataan.
CPPeserta didik mampumengenal alat dan bahanyang digunakan untuk berkarya seni rupa berwarna, seperti cat, kuas, crayon, dan pensil warna.
๐ฏ Tujuan Pembelajaran (TP)1Siswa dapatmenyebutkan tiga warna primer(merah, kuning, biru) dan menjelaskan bahwa warna primer tidak dapat dibuat dari campuran warna lain.
2Siswa dapatmenjelaskan dan mempraktikkan pencampuran dua warna primeruntuk menghasilkan warna sekunder (oranye, hijau, ungu).
3Siswa dapatmengidentifikasi warna netral(putih, hitam, abu-abu) dan membedakannya dari warna primer dan sekunder.
4Siswa dapatmengidentifikasi warna benda-bendadi lingkungan sekitar dan mengelompokkannya ke dalam kategori warna yang tepat.
5Siswa dapatmenilai kesesuaian warnadalam sebuah gambar/karya seni dengan warna benda nyata di lingkungan.
๐บ️ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
1
Eksplorasi Awal → Guru menunjukkan berbagai benda berwarna dan bertanya: "Apa warna ini? Ada berapa jenis warna yang kamu tahu?" Siswa menjawab bebas untuk membangun pengetahuan awal.
2
Mengenal Warna Primer → Siswa belajar bahwa merah, kuning, dan biru adalah warna dasar (primer) yang tidak bisa dibuat dari campuran warna lain, dengan mengamati cat atau crayon.
3
Praktik Pencampuran Warna → Siswa mencampurkan dua warna primer untuk menemukan sendiri warna sekunder: merah+kuning=oranye, kuning+biru=hijau, merah+biru=ungu.
4
Mengenal Warna Netral → Siswa mengidentifikasi putih, hitam, dan abu-abu sebagai warna netral yang tidak termasuk warna primer maupun sekunder.
5
Identifikasi Warna Benda di Lingkungan → Siswa mengelompokkan benda-benda nyata (pisang, daun, langit, dll.) berdasarkan kategori warnanya.
6
Apresiasi Karya Seni → Siswa menilai apakah warna dalam sebuah gambar sudah sesuai dengan warna benda di kenyataan, dan memberikan pendapat sederhana.
๐ ️ Metode & Media Pembelajaran yang Disarankan
๐ Metode PembelajaranPengamatan langsung (observasi benda berwarna)
Eksperimen / praktik mencampur cat/crayon
Tanya jawab interaktif (warna benda sehari-hari)
Demonstrasi guru (pencampuran warna di papan)
Permainan kartu warna (color card matching)
Diskusi kelompok kecil (mengelompokkan warna)
Latihan soal mandiri (worksheet bergambar)
๐ฅ️ Media PembelajaranKartu warna / color wheel besar bergambar
Cat air, kuas, palet, dan kertas gambar
Crayon atau pensil warna set lengkap
Slide PowerPoint dengan gambar benda berwarna
Video animasi pencampuran warna (YouTube)
Benda nyata berwarna: buah, sayuran, mainan
Blogger / Google Sites (latihan soal digital)
Lembar kerja bergambar (LKS warna-warni)
๐ก
Petunjuk: Isi setiap titik-titik (___) dengan jawaban yang paling tepat. Kerjakan sendiri dulu, baru periksa kunci jawaban di bagian bawah halaman ini. Semangat! ๐
๐จ Panduan Cepat – Tiga Kelompok Warna
๐ดPrimer
Merah
๐กPrimer
Kuning
๐ตPrimer
Biru
๐ Sekunder
Oranye
Merah+Kuning
๐ขSekunder
Hijau
Kuning+Biru
๐ฃSekunder
Ungu
Merah+Biru
⚫Netral
Hitam
⬜Netral
Putih
๐ฉถNetral
Abu-abu
๐ดWarna Primer
Merah, kuning, biru – warna dasarSoal 1–5
๐ Warna Sekunder
Hasil campuran dua warna primerSoal 6–11
⚫Warna Netral
Putih, hitam, abu-abuSoal 12–14
๐Warna Benda Sekitar
Warna benda nyata di lingkunganSoal 15–17
๐️Apresiasi Warna
Menilai kesesuaian warna dalam karyaSoal 18–20
๐ด
Warna Primer (Warna Dasar)
Merah · Kuning · Biru · Tidak bisa dibuat dari campuran warna lainSoal 1 – 5
1
Warna yang tidak dapat dihasilkan dari mencampurkan warna lain disebut warna . Ada tiga warna tersebut, yaitu , , dan .
๐ดMerah
๐กKuning
๐ตBiru
2
Tomat, mawar, dan apel memiliki warna yang sama. Warna tersebut termasuk warna dan merupakan salah satu warna (warna dasar).
3
Pisang yang sudah matang, matahari, dan jeruk nipis adalah contoh benda yang berwarna , yang merupakan salah satu warna primer.
4
Langit cerah di siang hari dan lautan terlihat berwarna . Warna ini termasuk kelompok warna (warna dasar).
5
Mengapa merah, kuning, dan biru disebut warna primer? Karena ketiga warna tersebut dari campuran warna-warna lain.
๐
Warna Sekunder (Hasil Campuran)
Oranye · Hijau · Ungu · Campuran dua warna primerSoal 6 – 11
6
Warna yang dihasilkan dari mencampurkan dua warna primer disebut warna . Ada tiga warna tersebut, yaitu , , dan .
๐ Oranye
๐ขHijau
๐ฃUngu
7
Jika kamu mencampurkan warna merah dan kuning, warna baru yang dihasilkan adalah .
Merah+
Kuning=
?
8
Daun pohon, rumput di taman, dan brokoli terlihat berwarna . Warna ini dihasilkan dari campuran warna dan .
Kuning+
Biru=
Hijau ๐ฟ
9
Anggur, terong, dan buah manggis terkenal dengan warnanya yang . Warna ini adalah hasil campuran warna dan .
Merah+
Biru=
Ungu ๐
10
Warna oranye disebut warna sekunder karena warna oranye dari dua warna primer, yaitu merah dan kuning.
11
Lengkapi tabel pencampuran warna ini:
๐ด Merah + ๐ก Kuning =
๐ก Kuning + ๐ต Biru =
๐ด Merah + ๐ต Biru =
⚫
Warna Netral
Putih · Hitam · Abu-abu · Bukan primer, bukan sekunderSoal 12 – 14
12
Putih, hitam, dan abu-abu termasuk kelompok warna karena tidak termasuk warna primer maupun warna sekunder.
⬜Putih → Netral
⬛Hitam → Netral
๐ฉถAbu-abu → Netral
13
Awan di langit berwarna , aspal jalan berwarna , dan batu kerikil sering berwarna . Ketiga warna ini termasuk kelompok warna .
14
Di antara warna-warna berikut: merah, hitam, hijau, putih, oranye, abu-abu — yang termasuk kelompok warna netral adalah , , dan .
๐
Warna Benda di Lingkungan Sekitar
Identifikasi · Pengelompokan · Kenyataan vs GambarSoal 15 – 17
15
Kelompokkan benda-benda berikut berdasarkan warnanya:
๐พ Padi, Mentega, Bunga matahari, Pisang matang
Semua benda tersebut termasuk kelompok warna , yang merupakan warna (dasar).
16
Perhatikan benda-benda ini: ๐
tomat, ๐ stroberi, ๐น bunga mawar merah. Semua benda itu berwarna . Warna ini termasuk kelompok warna dan merupakan warna (dasar).
17
Langit di siang hari yang cerah terlihat berwarna , sedangkan daun pohon pada umumnya berwarna . Warna langit termasuk kelompok warna , sedangkan warna daun termasuk kelompok warna .
๐️
Apresiasi Warna dalam Karya Seni
Menilai Kesesuaian Warna · Gambar vs KenyataanSoal 18 – 20
18
Dina menggambar sebuah pohon dengan batang berwarna hijau dan daun berwarna cokelat. Menurut kamu, apakah warna yang digunakan Dina sudah sesuai dengan kenyataan? Jawaban: , karena batang pohon seharusnya berwarna dan daun seharusnya berwarna .
19
Dalam sebuah gambar pemandangan, langit diwarnai dengan warna merah dan rumput diwarnai dengan warna kuning. Warna gambar ini sesuai dengan kenyataan, karena langit seharusnya berwarna dan rumput seharusnya berwarna .
20
Seorang seniman kecil mewarnai matahari dengan warna oranye. Warna oranye adalah warna yang dihasilkan dari campuran warna dan . Apakah warna ini sesuai untuk matahari saat terbenam? , karena saat matahari terbenam warnanya memang cenderung oranye kemerahan.
๐️
Kunci Jawaban
Periksa jawabanmu setelah mengerjakan semua 20 soal ya! ๐
๐ Cara hitung nilai: Jumlah benar × 5 = nilaimu. | 18 benar = 90 ๐ | 20 benar = 100 ๐ฅ
๐ด Warna Primer (Soal 1–5)
1.Primer · Merah · Kuning · Biru
2.Merah · Primer (warna dasar)
3.Kuning
4.Biru · Primer (warna dasar)
5.Tidak dapat dihasilkan (tidak bisa dibuat)
๐ Warna Sekunder (Soal 6–11)
6.Sekunder · Oranye · Hijau · Ungu
7.Oranye ๐
8.Hijau · Kuning · Biru
9.Ungu · Merah · Biru
10.Dihasilkan / berasal
11.Oranye · Hijau · Ungu
⚫ Warna Netral (Soal 12–14)
12.Netral
13.Putih · Hitam · Abu-abu · Netral
14.Hitam · Putih · Abu-abu
๐ Warna Benda di Sekitar (Soal 15–17)
15.Kuning · Primer (warna dasar)
16.Merah · Primer · Primer (warna dasar)
17.Biru · Hijau · Primer · Sekunder
๐️ Apresiasi Warna (Soal 18–20)
18.Belum sesuai · Cokelat/Coklat · Hijau
19.Belum · Biru · Hijau
20.Sekunder · Merah · Kuning · Ya/Sesuai
๐ Kesimpulan – Seni Rupa Bab 1 Sub A: Warna
Lima hal penting tentang warna yang sudah kamu pelajari hari ini! Ingat dan terapkan saat berkarya. ๐จ
๐ด Warna PrimerWarna dasar yang tidak bisa dibuat dari campuran warna lain.
Ada 3: Merah ๐ด, Kuning ๐ก, Biru ๐ต.
Contoh benda: tomat (merah), pisang (kuning), langit (biru).
๐ Warna SekunderWarna hasil campuran dua warna primer.
Merah + Kuning = Oranye ๐
Kuning + Biru = Hijau ๐ข
Merah + Biru = Ungu ๐ฃ
⚫ Warna NetralWarna yang tidak termasuk primer maupun sekunder.
Ada 3: Putih ⬜, Hitam ⬛, Abu-abu ๐ฉถ.
Contoh: awan (putih), aspal (hitam), batu (abu-abu).
๐ Warna Benda SekitarSetiap benda di sekitar kita memiliki warna tertentu.
Kita bisa mengelompokkan warna benda sesuai jenisnya.
Mengamati warna benda melatih kepekaan seni kita.
๐️ Apresiasi WarnaWarna dalam gambar sebaiknya sesuai dengan warna nyata benda.
Langit = biru, daun = hijau, matahari = kuning/oranye.
Menilai karya sendiri dan teman dengan jujur dan sopan.
๐จ Dunia terasa lebih indah karena ada warna! Terus berkarya dengan penuh warna dan semangat ya! ๐✨
Thursday, 20 August 2026
MATERI AJAR KAMIS 20 AGUSTUS , KELAS 2 ZAID BIN TSABIT
Wednesday, 19 August 2026
MATERI AJAR RABU 19 AGUSTUS 2026, KELAS 2 ZAID BIN TSABIT
KELAS 2 RANGKUMAN MATERI PENDIDIKAN PANCASILA, RABU 19 AGUSTUS 2026
Selasa, 18 Agustus 2026
Sumatif Harian Pendidikan Pancasila
IDENTITAS
Nama Guru : Istni Etty, S.Pd.
Hari / Tanggal : Rabu/ 19 Agustus 2026
Fase / Kelas : A / 2 Zaid Bin Tsabit
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila (Sumatif Harian 1)
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ๐ธ
Salam Hebat Bunda dan Ayah di Rumah!
Semoga Bapak/Ibu dan Ananda selalu dalam lindungan Allah SWT. Yuk, kita simak rangkuman materi dan latihan soal Sumatif Harian 1 Pendidikan Pancasila hari ini ๐
َٰูุٓฃََُّููุง ูฑَّููุงุณُ ุฅَِّูุง ุฎَََُْٰููููู ู ِّู ุฐََูุฑٍ َูุฃُูุซَٰู َูุฌَุนََُْٰูููู ْ ุดُุนُูุจًุง ََููุจَุขุฆَِู ِูุชَุนَุงุฑَُููุٓง۟ ۚ ุฅَِّู ุฃَْูุฑَู َُูู ْ ุนِูุฏَ ูฑَِّููู ุฃَุชَُْٰูููู ْ ۚ ุฅَِّู ูฑََّููู ุนَِููู ٌ ุฎَุจِูุฑٌ
"Wahai manusia, Allah menciptakan kalian dari seorang laki-laki dan perempuan, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa."
QS. Al-Hujurat (49) : Ayat 13
Ayat ini mengajarkan bahwa keberagaman suku dan bangsa adalah anugerah dari Allah agar manusia saling mengenal dan bersatu — sejalan dengan semangat Persatuan Indonesia dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang akan kita pelajari bersama.
๐ Rangkuman Materi dan Soal Sumatif 1
Pendidikan Pancasila
Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Pancasila — Kurikulum Merdeka Fase A
Tujuan Pembelajaran (TP)
- Peserta didik mampu mengenal simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila.
- Peserta didik mampu mengurutkan sila-sila Pancasila sesuai lambangnya (bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, padi dan kapas).
- Peserta didik mampu menjelaskan arti dan makna setiap simbol pada lambang negara Garuda Pancasila.
- Peserta didik mampu menyebutkan bunyi tulisan pada pita yang dicengkeram burung Garuda.
- Peserta didik mampu mengenal tokoh-tokoh yang mengusulkan rumusan dasar negara Indonesia.
- Peserta didik mampu menunjukkan sikap yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
| Tahap | Alur Kegiatan Belajar |
|---|---|
| 1 | Mengamati gambar lambang negara Garuda Pancasila secara utuh |
| 2 | Mengenal lima simbol sila Pancasila satu per satu (bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, padi & kapas) |
| 3 | Menghubungkan setiap simbol dengan bunyi sila yang sesuai |
| 4 | Mengenal semboyan Bhinneka Tunggal Ika pada pita yang dicengkeram Garuda |
| 5 | Mengenal tokoh perumus dasar negara (Moh. Yamin, Prof. Dr. Soepomo, Ir. Soekarno) |
| 6 | Berlatih menerapkan sikap sesuai nilai Pancasila di rumah dan sekolah |
| 7 | Evaluasi melalui Sumatif Harian 1 (Pilihan Ganda & Isian Singkat) |
Metode Pembelajaran
Media Pembelajaran
Mengenal Lambang Garuda Pancasila
Lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila. Burung Garuda mencengkeram pita bertuliskan "Bhinneka Tunggal Ika", yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua.
⭐ Sila ke-1: Ketuhanan Yang Maha Esa
Dilambangkan dengan bintang emas berlatar hitam, terletak di tengah perisai.
⛓️ Sila ke-2: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Dilambangkan dengan rantai emas berbentuk lingkaran dan persegi yang saling berkaitan, melambangkan laki-laki dan perempuan yang saling membantu.
๐ณ Sila ke-3: Persatuan Indonesia
Dilambangkan dengan pohon beringin yang besar dan rindang, tempat berteduh rakyat Indonesia.
๐ Sila ke-4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Dilambangkan dengan kepala banteng, melambangkan semangat musyawarah dan gotong royong.
๐พ Sila ke-5: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Dilambangkan dengan padi dan kapas, melambangkan kebutuhan pangan (padi) dan sandang (kapas) bagi seluruh rakyat.
๐ณ♂️ Tokoh Perumus Dasar Negara
Tokoh yang mengusulkan rumusan dasar negara antara lain Moh. Yamin, Prof. Dr. Soepomo, dan Ir. Soekarno. Ir. Soekarno adalah tokoh yang pertama kali mengusulkan istilah "Pancasila".
I. Pilihan Ganda
Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling tepat!
II. Isian Singkat
Isilah titik-titik pada bagian II dengan jawaban yang tepat!
Tuesday, 18 August 2026
MATERI AJAR SELASA 18 AGUSTUS 2026, KELAS 2 ZAID BIN TSABIT
KELAS 2 SUMATIF HARIAN MATEMATIKA, SELASA 18 AGUSTUS 2026
Identitas
Nama Guru :Istn Ettyi, S.Pd.
Hari/ Tanggal : Selasa/ 18 Agustus 2026
Fase/Kelas : A/Kelas 2 Zaid Bin Tsabit
Mata Pelajaran : Matematika
Materi : Bilangan Cacah sampai dengan 50
Pertemuan ke : -
๐
Pembukaan Pembelajaran
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh! ๐
Selamat pagi, anak-anak sholih dan sholihah kesayangan Ibu Guru! Sebelum belajar hari ini, yuk berdoa dulu bersama-sama.
ุฑَุจِّ ุฒِุฏِْูู ุนِْูู ًุง َูุงุฑْุฒُِْููู َْููู ًุง
"Rabbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa"
Artinya: "Ya Allah, tambahkanlah ilmu kepadaku dan berilah aku pemahaman yang baik." Aamiin. ๐คฒ
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surah Maryam ayat 93–94, bahwa Allah telah menghitung jumlah seluruh makhluk-Nya dengan hitungan yang sangat teliti. Hari ini kita akan belajar membandingkan bilangan dengan teliti, seperti seorang anak sholih dan sholihah yang cermat dalam belajar. ๐
Yuk, sekarang kita mulai belajar! ๐
MATEMATIKA · Kelas 2 SD
RINGKASAN MATERI DAN CONTOH SOAL MATEMATIKA SUMATIF HARIAN
๐ฏ Capaian Pembelajaran (Rujukan CP Terbaru 2026)
Mengacu pada Capaian Pembelajaran Matematika Fase A (Kelas 1–2 SD) yang berlaku, pada domain Bilangan disebutkan bahwa pada akhir fase ini peserta didik diharapkan memiliki intuisi bilangan (number sense), mampu membaca dan menulis bilangan cacah, menentukan nilai tempat, membandingkan, serta mengurutkan bilangan hingga cakupan tertentu sesuai jenjangnya.
Untuk Bab 1 kelas 2 ini, capaian tersebut difokuskan pada lingkup bilangan cacah sampai dengan 50, sebagai fondasi sebelum peserta didik melanjutkan ke bilangan yang lebih besar pada bab berikutnya.
๐ Tujuan Pembelajaran & Pelaksanaannya dalam Kegiatan Belajar
Berikut rincian Tujuan Pembelajaran (TP) Bab 1 beserta bagaimana setiap TP diwujudkan dalam kegiatan kelas, dikategorikan menjadi Mindful (berkesadaran), Meaningful (bermakna), dan Joyful (menyenangkan):Menghitung dan membaca banyak benda sampai dengan 50 dengan tepat.๐ง Mindful: Murid diajak berdoa dan merenungkan makna Al-Qur'an Surah Maryam ayat 93–94 tentang ketelitian Allah dalam menghitung, sebagai motivasi untuk berhitung dengan teliti.
๐ก Meaningful: Murid menghitung jumlah teman yang hadir di kelas dan benda-benda nyata di sekitarnya (kelereng, lidi), sehingga belajar berhitung terasa relevan dengan kehidupan sehari-hari.
๐ Joyful: Permainan "Tebak Jumlah Benda" secara berkelompok membuat kegiatan menghitung terasa menyenangkan dan kompetitif secara sehat.
Menulis dan mengelompokkan lambang bilangan sampai dengan 50.๐ง Mindful: Murid berlatih menulis angka dengan sabar dan teliti mengikuti arah goresan yang benar.
๐ก Meaningful: Murid menuliskan lambang bilangan sesuai banyak benda nyata yang mereka lihat sendiri, sehingga simbol angka terhubung langsung dengan jumlah konkret.
๐ Joyful: Permainan "Dikte Bilangan" dan "Sortir Bilangan" membuat aktivitas menulis dan mengelompokkan angka menjadi tantangan seru antarkelompok.
Mengidentifikasi dan menulis nilai tempat puluhan dan satuan pada bilangan cacah sampai 50.๐ง Mindful: Murid diajak fokus mengamati pola pengelompokan sepuluhan pada ikatan lidi sebelum menyimpulkan nilai tempatnya.
๐ก Meaningful: Murid mempraktikkan langsung nilai tempat dari nomor rumah, tanggal lahir, atau nomor telepon bersama orang tua di rumah.
๐ Joyful: Permainan "Tebak Nilai Tempat" dan "Susun Bilangan" membuat konsep abstrak nilai tempat menjadi mudah dan menyenangkan untuk dipahami.
Membandingkan dua bilangan atau lebih.๐ง Mindful: Murid diajak berpikir tenang dan sistematis, membandingkan nilai puluhan terlebih dahulu sebelum satuan.
๐ก Meaningful: Murid membandingkan jumlah uang saku atau jumlah mainan miliknya sendiri, sehingga konsep lebih besar/lebih kecil terasa dekat dengan pengalaman pribadi.
๐ Joyful: Permainan "Perang Kartu Bilangan" dan "Baris Bilangan" menjadikan kegiatan membandingkan dan mengurutkan bilangan sebagai permainan kompetitif yang seru.
๐งญ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Keempat Tujuan Pembelajaran di atas dicapai secara bertahap melalui rangkaian kegiatan berikut:Tahap 1 – Mengenal & Menghitung: Murid menghitung benda konkret dari 1 sampai 25, dilanjutkan 26 sampai 50 menggunakan strategi mengelompokkan menjadi sepuluhan.
Tahap 2 – Menulis Lambang Bilangan: Murid berlatih menuliskan angka 1–50 dengan arah dan bentuk yang benar, lalu mengelompokkannya berdasarkan kriteria tertentu (genap-ganjil, satu/dua angka, dsb).
Tahap 3 – Nilai Tempat: Murid mengidentifikasi nilai puluhan dan satuan menggunakan benda konkret, kemudian menuliskannya dalam bentuk penguraian (misalnya 37 = 30 + 7).
Tahap 4 – Membandingkan & Mengurutkan: Murid belajar menggunakan simbol >, <, dan =, lalu mengurutkan tiga bilangan atau lebih dari yang terkecil ke terbesar maupun sebaliknya.
Tahap 5 – Asesmen Sumatif: Mengukur ketercapaian keempat kriteria pembelajaran secara menyeluruh.
๐ Materi: Bab 1 – Bilangan Cacah sampai dengan 50
Bab ini membahas empat kompetensi utama seputar bilangan cacah 1–50, yaitu: cara menghitung dan membaca banyak benda, menuliskan lambang bilangan dengan benar, memahami nilai tempat puluhan dan satuan, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan menggunakan simbol >, <, dan =.
⏱️ Alokasi Waktu
2 x 35 menit (1 kali pertemuan)
๐งฉ Model dan Metode PembelajaranModel: Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) dipadukan dengan Pembelajaran Berbasis Permainan (Game-Based Learning) — dipilih karena cocok untuk membangun number sense murid kelas 2 lewat pengalaman konkret dan permainan yang menyenangkan.
Metode: Ceramah interaktif, demonstrasi, tanya jawab, kerja kelompok, dan permainan edukatif.
๐งฎ Media dan Alat PeragaBenda konkret: lidi, kelereng, kancing baju
Kartu bilangan 1–50
Kartu nilai tempat (puluhan dan satuan)
Papan tulis dan spidol
Televisi/LCD untuk menayangkan video pembelajaran
Buku Matematika Masmedia (buku pegangan siswa)
Lembar kerja siswa (LKS)
๐ PEMBUKAAN: Review Materi Sebelumnya
Sebelum masuk ke materi baru, yuk kerjakan dulu 5 soal Benar/Salah berikut untuk mengingat kembali materi berhitung bilangan sampai 20 di kelas 1! Tulis B jika pernyataan benar, atau S jika salah.Bilangan setelah 9 adalah 10. ( ... )
Jika kita punya 8 kelereng lalu diberi 2 kelereng lagi, jumlahnya menjadi 11. ( ... )
Urutan bilangan dari kecil ke besar yang benar adalah 5, 3, 7, 2. ( ... )
Bilangan 15 dibaca "lima belas". ( ... )
Angka 20 lebih kecil daripada angka 18. ( ... )
Kunci jawaban review: 1) B, 2) S (jawabannya 10), 3) S (urutan benar 2, 3, 5, 7), 4) B, 5) S (20 lebih besar dari 18)
๐ฌ INTI PEMBELAJARAN: Video dan Penjelasan
Yuk simak dulu video pembelajaran berikut sebagai pengantar materi hari ini:
๐บ Video: Mengenal Bilangan Cacah Kelas 2 SD
Ringkasan Materi:
1. Menghitung dan Membaca Bilangan sampai 50
Menghitung berarti menyebutkan bilangan secara berurutan tanpa ada yang terlewat atau dihitung dua kali. Contoh sehari-hari: saat menghitung jumlah teman sekelas yang hadir, atau menghitung jumlah pensil warna yang dimiliki.
2. Menulis Lambang Bilangan sampai 50
Setiap bilangan punya lambang (angka) yang khas dan harus ditulis dengan urutan goresan yang benar, misalnya angka 2 dan 5 sering tertukar jika tidak berhati-hati. Contoh: menuliskan angka pada label harga mainan di warung sekolah.
3. Nilai Tempat Puluhan dan Satuan
Setiap bilangan dua angka tersusun dari angka puluhan (kiri) dan angka satuan (kanan). Contoh: bilangan 35 terdiri dari 3 puluhan (30) dan 5 satuan (5). Bayangkan 3 ikat sedotan (isi 10 tiap ikat) ditambah 5 sedotan lepas — itulah bilangan 35!
4. Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan
Untuk membandingkan dua bilangan, lihat dulu nilai puluhannya. Jika puluhan sama besar, baru bandingkan satuannya. Gunakan simbol > (lebih dari), < (kurang dari), dan = (sama dengan). Contoh: saat membandingkan jumlah uang saku, 25 > 18 karena 25 lebih banyak daripada 18.
๐ PENUTUP: Asesmen Formatif
A. Pilihan Ganda (10 soal)
Tingkat mudahAngka setelah 24 adalah ....
a. 23 b. 25 c. 20
Bilangan "tiga puluh tujuh" ditulis dengan angka ....
a. 73 b. 30 c. 37
Ada 15 kelereng. Kelereng tersebut dibaca ....
a. lima belas b. lima puluh c. satu lima
Bilangan yang lebih besar dari 20 adalah ....
a. 18 b. 12 c. 29
Simbol untuk "sama dengan" adalah ....
a. > b. = c. <
Tingkat sedangPada bilangan 42, angka 4 bernilai ....
a. 4 satuan b. 4 puluhan c. 40 satuan
Bilangan yang tersusun dari 2 puluhan dan 6 satuan adalah ....
a. 62 b. 26 c. 20
Urutan bilangan dari yang terkecil adalah ....
a. 15, 9, 22 b. 9, 15, 22 c. 22, 15, 9
Tingkat sukarDoni punya 18 kelereng, lalu diberi 9 kelereng lagi oleh kakaknya. Sekarang kelereng Doni berjumlah ....
a. 27 b. 26 c. 29
Manakah pernyataan yang benar?
a. 33 < 29 b. 41 > 38 c. 45 = 40
B. Isian Singkat (5 soal)
Tingkat mudah–sedangBilangan 19 dibaca ..........
Bilangan yang terletak setelah 29 adalah ..........
Pada bilangan 48, angka satuannya adalah ..........
Tingkat sukarSusunlah bilangan 12, 40, 8, dan 25 dari yang terbesar ke terkecil: ..........
Nia mempunyai 2 ikat lidi (isi 10 tiap ikat) dan 6 lidi lepas. Banyak lidi Nia seluruhnya adalah ..........
C. Esai (5 soal)
Tingkat mudahTuliskan lambang bilangan dari "empat puluh lima" dan jelaskan cara membacanya!
Sebutkan nilai puluhan dan satuan dari bilangan 26!
Tingkat sedangRani mempunyai 14 pensil, kemudian dibelikan ibunya 8 pensil lagi. Berapa jumlah pensil Rani sekarang? Tuliskan cara menghitungmu!
Tingkat sukarBandingkan bilangan 38 dan 43 menggunakan simbol >, <, atau =. Jelaskan alasanmu!
Perhatikan 27 buah mangga dan 32 buah rambutan. Hitunglah dan tuliskan lambang bilangan masing-masing buah, lalu bandingkan mana yang lebih banyak. Jelaskan caramu menentukan jawaban!
๐ Kunci Jawaban
Pilihan Ganda:
1. b 2. c 3. a 4. c 5. b 6. b 7. b 8. b 9. a 10. b
Isian Singkat:
1. sembilan belas
2. 30
3. 8
4. 40, 25, 12, 8
5. 26 (2 puluhan + 6 satuan)
Esai:
1. 45, dibaca "empat puluh lima"
2. 2 puluhan (20) dan 6 satuan (6)
3. 14 + 8 = 22 pensil
4. 38 < 43, karena nilai puluhan 3 lebih kecil dari 4
5. Mangga 27, rambutan 32. Karena 32 > 27, maka rambutan lebih banyak. (Kebijakan guru terhadap variasi penjelasan cara siswa menjawab)
✅ Kesimpulan
Melalui pembelajaran Bab 1 ini, murid kelas 2 telah belajar menghitung dan membaca bilangan sampai 50, menuliskan lambangnya dengan benar, memahami nilai tempat puluhan dan satuan, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan menggunakan simbol >, <, dan =. Kemampuan ini menjadi fondasi penting sebelum melanjutkan ke materi bilangan yang lebih besar pada bab berikutnya.
๐ Refleksi PengajaranKendala Pembelajaran:
Tindak Lanjut:
Siswa yang Sudah Paham: ..........................................................
Siswa yang Belum Paham: ..
Friday, 14 August 2026
MATERI AJAR JUMAT 14 AGUSTUS 2026, KELAS 2 ZAID BIN TSABIT
KELAS 2 MATERI BAHASA INDONESIA, JUM'AT 14 AGUSTUS 2026
Menceritakan Kembali Cerita yang Telah Dibaca
๐ค️ Apersepsi — Mengingat Kebesaran Allah
Sebelum belajar, yuk kita ingat bahwa Allah punya banyak sifat yang luar biasa. Tiga di antaranya berkaitan dengan pelajaran kita hari ini.
๐ฏ Capaian Pembelajaran (CP)
Murid memahami informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan) berupa percakapan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar; serta memahami pesan teks sastra berbentuk teks aural.
๐งญ Tujuan Pembelajaran (TP)
๐ช Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Murid dapat:
- 1Mengenal dan memahami makna berbagai perasaan.
- 2Mengidentifikasi dan menelaah ekspresi wajah perasaan dalam sebuah karya sastra.
- 3Memahami penggunaan huruf kapital pada suatu kalimat.
- 4Memahami fungsi tanda baca titik pada kalimat.
- 5Menuliskan kalimat pujian, pemberitahuan, dan petunjuk.
- 6Menuliskan kalimat ajakan, tolong, penolakan, dan permintaan maaf.
- 7Menelaah tokoh dan jenis perasaan dalam sebuah cerita.
- 8Menceritakan kembali cerita yang telah dibaca.HARI INI
๐ญ Model / Metode Pembelajaran
Pembelajaran Berbasis Pengalaman (Experiential Learning) dipadukan dengan Bermain Peran (Role Play). Murid menyimak percakapan sederhana tentang diri, keluarga, dan lingkungan sekitar, lalu memerankannya bersama teman.
๐ Penjabaran Materi
a. Video Pembelajaran
b. Apa itu "Menceritakan Kembali"?
Menceritakan kembali artinya menyampaikan ulang sebuah cerita yang sudah kita dengar atau baca, menggunakan kata-kata kita sendiri. Kita tidak perlu menghafal kata demi kata — cukup ingat bagian-bagian pentingnya saja.
Perasaan Tokoh dalam Cerita
Langkah Menceritakan Kembali
- ๐Dengarkan atau baca cerita dengan penuh perhatian dari awal sampai akhir.
- ๐ง๐ค๐งIngat siapa saja tokoh dalam cerita dan perasaan yang mereka rasakan.
- ๐ขIngat urutan cerita: apa yang terjadi di awal, tengah, dan akhir.
- ๐ฃ️Ceritakan kembali dengan bahasamu sendiri, secara urut dan jelas.
✨ Cerita Hari Ini: "Momo yang Pemberani"
Suatu pagi, Momo si kucing kecil merasa takut karena harus menyeberangi sungai kecil untuk mencari makan. Setelah menarik napas dan memberanikan diri, Momo berhasil menyeberang. Di seberang sungai, Momo menemukan 4 ekor ikan. Momo merasa senang sekali. Ia lalu memberikan 1 ekor ikan kepada temannya, si burung Kiki, yang sedang lapar. Momo pun pulang dengan hati gembira karena sudah berbagi.
c. Asesmen Formatif — Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan cerita "Momo yang Pemberani" di atas.
1. Siapa nama tokoh utama dalam cerita di atas?
- A. Kiki
- B. Momo
- C. Rara
- D. Dodo
Lihat Kunci Jawaban
2. Bagaimana perasaan Momo sebelum menyeberangi sungai?
- A. Senang
- B. Marah
- C. Takut
- D. Bosan
Lihat Kunci Jawaban
3. Berapa ekor ikan yang ditemukan Momo di seberang sungai?
- A. 2 ekor
- B. 3 ekor
- C. 4 ekor
- D. 5 ekor
Lihat Kunci Jawaban
4. Urutan cerita yang benar adalah...
- A. Momo senang → Momo takut → Momo menyeberang
- B. Momo takut → Momo menyeberang → Momo menemukan ikan
- C. Momo menemukan ikan → Momo takut → Momo menyeberang
- D. Momo pulang → Momo takut → Momo menyeberang
Lihat Kunci Jawaban
5. Momo menemukan 4 ekor ikan, lalu memberikan 1 ekor kepada Kiki. Berapa sisa ikan Momo sekarang?
- A. 1 ekor
- B. 2 ekor
- C. 3 ekor
- D. 4 ekor
Lihat Kunci Jawaban
๐ Kesimpulan / Refleksi
Hari ini kita belajar bahwa menceritakan kembali berarti menyampaikan ulang sebuah cerita dengan kata-kata sendiri, secara urut dari awal, tengah, hingga akhir, sambil mengingat siapa tokohnya dan bagaimana perasaannya. Kemampuan ini membantu kita berbagi cerita dengan orang lain dan belajar memahami perasaan sesama, sebagai wujud syukur atas nikmat berbahasa yang Allah berikan.
MATERI AJAR KAMIS 20 AGUSTUS , KELAS 2 ZAID BIN TSABIT
KELAS 2 RAN GKUMAN SUMATIF SENI RUPA, KAMIS 20 AGUSTUS 2026 IDENTITAS Nama Guru : Istni Etty, S.Pd. Hari / Tanggal : Kamis / 20 Agustus 20...
-
KERJAKAN SOAL-SOAL LATIHAN DI BAWAH INI DI BUKU LATIHAN TEMATIK. KALIAN CUKUP MENULISKAN JAWABANNYA SAJA ! TUGAS DIKUMPULKAN HARI KAMIS TA...
-
Dampak Peristiwa Sumpah Pemuda Ayo Menulis Pahamilah bacaan di atas! Tuliskan informasi penting dalam bacaan ke dalam kolom-ko...
-
Pembelajaran 6 Amatilah iklan berikut! Iklan di atas menjelaskan tentang gaya hi...