Fase / Kelas : A / 2 Zaid Bin Tsabit Materi : Sumatif Harian 2
Pertemuan : 15
Matematika · Kelas 2 · Bab 2
Ayo Berhitung! ✏️
Rangkuman materi penjumlahan & pengurangan, plus latihan soal sumatif untuk melatih kemampuan berhitungmu sampai bilangan 50.
📘 Capaian Pembelajaran (Elemen Aljabar - Fase A)
Pada akhir Fase A, peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah, termasuk melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret, serta menerapkannya dalam menyelesaikan masalah sehari-hari yang sederhana.
🎯 Tujuan Pembelajaran
Melakukan penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda konkret sampai 50.
Memahami makna simbol "=" dalam kalimat matematika.
Menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan dalam kehidupan sehari-hari.
🧭 Alur Tujuan Pembelajaran
Murid dapat, secara bertahap:
Menjumlahkan dua bilangan dengan teknik susun ke bawah tanpa menyimpan.
Menjumlahkan dua bilangan dengan teknik susun ke bawah dengan menyimpan.
Memahami konsep dasar pengurangan (sisa atau selisih) menggunakan benda konkret.
Melakukan pengurangan dua bilangan dengan teknik susun ke bawah dan teknik meminjam.
Membaca dan memahami soal cerita penjumlahan sederhana serta menentukan kalimat matematikanya.
Menghitung hasil pengurangan melalui konteks cerita sehari-hari.
1Rangkuman Materi
Konsep 1
➕ Penjumlahan Susun ke Bawah (Tanpa Menyimpan)
Bilangan disusun sesuai nilai tempatnya — satuan sejajar satuan, puluhan sejajar puluhan. Lalu, jumlahkan mulai dari kolom satuan.
Pu
Sa
2
4
1
3
3
7
24 + 13 = 37 Satuan: 4+3=7 • Puluhan: 2+1=3 (tidak ada yang disimpan)
Konsep 2
➕ Penjumlahan dengan Teknik Menyimpan
Jika hasil penjumlahan satuan bernilai 10 atau lebih, tulis angka satuannya saja, lalu simpan angka 1 ke kolom puluhan.
Jika angka satuan yang dikurangi lebih kecil dari pengurangnya, pinjam 1 dari puluhan (satuan +10, puluhan −1).
Pu
Sa
2
12
3
2
1
7
1
5
32 − 17 = 15 Satuan 2 lebih kecil dari 7, pinjam 1 puluhan → 12−7=5 • Puluhan: (3−1)−1=1
Konsep 5
📖 Soal Cerita Penjumlahan
→Baca cerita dengan teliti
→Cari apa yang diketahui & ditanyakan
→Temukan kata kuncinya
→Tulis kalimat matematikanya
→Hitung hasilnya
→Tulis kesimpulan
Kata kunci penjumlahan yang perlu diingat:
ditambahdigabungsemuanyabertambah
Konsep 6
📖 Soal Cerita Pengurangan
Langkahnya sama seperti soal cerita penjumlahan, tetapi kata kuncinya menunjukkan pengurangan.
Kata kunci pengurangan yang perlu diingat:
dikurangidiambilsisaberkurangselisih
2Tips Sukses Mengerjakan Soal
📌Susun angka dengan rapi: satuan sejajar satuan, puluhan sejajar puluhan.
🔍Baca soal cerita dua kali sebelum menjawab agar tidak salah paham.
🖍️Garis bawahi kata kunci penting seperti "sisa", "semuanya", atau "selisih".
🧮Gunakan jari, biji-bijian, atau gambar untuk membantu menghitung.
✅Selalu periksa kembali hasil sebelum menuliskan jawaban akhir.
😊Kerjakan dengan tenang, tidak perlu terburu-buru!
3Soal Sumatif
A. Penjumlahan Susun ke Bawah (Menyimpan)
1.18 + 14 =
2.26 + 17 =
3.35 + 8 =
4.19 + 23 =
5.24 + 26 =
B. Pengurangan Susun ke Bawah (Meminjam)
6.32 − 17 =
7.41 − 26 =
8.50 − 24 =
9.27 − 9 =
10.44 − 18 =
C. Konsep Sisa dan Selisih
11.Toni mempunyai 18 balon. Sebanyak 6 balon meletus. Berapa sisa balon Toni?
12.Ayah memiliki 28 mangga, sedangkan Ibu memiliki 19 mangga. Berapa selisih jumlah mangga Ayah dan Ibu?
13.Bu Guru membawa 45 pensil. Sebanyak 20 pensil sudah dibagikan kepada murid. Berapa sisa pensil Bu Guru?
D. Soal Cerita Penjumlahan
14.Made memiliki 14 ekor ikan hias. Ayah membelikan 8 ekor ikan lagi. Berapa banyak ikan Made sekarang?
15.Di kebun sekolah ada 22 bunga mawar dan 15 bunga melati. Berapa jumlah bunga semuanya?
16.Sinta mempunyai 17 stiker. Ia mendapat tambahan 26 stiker dari kakaknya. Berapa banyak stiker Sinta sekarang?
E. Soal Cerita Pengurangan
17.Andi mempunyai 30 kelereng. Ia memberikan 12 kelereng kepada temannya. Berapa sisa kelereng Andi?
18.Toko roti membuat 45 roti. Sebanyak 28 roti sudah terjual. Berapa roti yang belum terjual?
19.Rina memiliki 24 buku cerita, sedangkan Doni memiliki 9 buku cerita. Berapa selisih jumlah buku Rina dan Doni?
F. Soal Cerita Campuran (Tantangan) 🌟
20.Bu Sari membeli 25 apel di pasar. Kemudian, ia membeli lagi 18 apel. Setelah itu, ia membagikan 14 apel kepada tetangganya. Berapa sisa apel Bu Sari sekarang?
Materi :Soal Cerita Penjumlahan – Menentukan Kalimat Matematika dan Menghitung
Pertemuan: 13
📚 Matematika • Kelas 2 SD
Soal Cerita Penjumlahan
Menentukan Kalimat Matematika dan Menghitung
🎯
Capaian Pembelajaran (CP)
Di akhir Fase A, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman bilangan cacah sampai 100, serta melakukan operasi penjumlahan menggunakan benda konkret maupun gambar. Peserta didik mampu menyelesaikan masalah sehari-hari (soal cerita) yang berkaitan dengan penjumlahan dengan cara mengubah kalimat cerita menjadi kalimat matematika, kemudian menghitungnya dengan strategi yang tepat.
🌟
Tujuan Pembelajaran
TP Umum: Memahami konsep pengerjaan soal cerita penjumlahan — menentukan kalimat matematika dan menghitung — dengan baik.
MINDFUL
Melalui kegiatan membaca dan mengamati soal cerita dengan penuh perhatian, peserta didik mampu mengenali informasi penting — apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan — sebelum menyusun kalimat matematika.
MEANINGFUL
Melalui soal cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari (jual beli, berbagi, mengumpulkan barang), peserta didik menyadari bahwa berhitung membantu kita mensyukuri rezeki yang diberikan Allah setiap hari.
JOYFUL
Melalui permainan kartu cerita dan kuis interaktif, peserta didik menyelesaikan soal cerita penjumlahan dengan perasaan senang, percaya diri, dan tanpa rasa takut salah.
🧭
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Peserta didik mengamati contoh soal cerita sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta didik menemukan kata kunci penjumlahan (misalnya: ditambah, diberi, semua, seluruhnya, lalu).
Peserta didik menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari soal cerita.
Peserta didik mengubah soal cerita menjadi kalimat matematika (model matematika).
Peserta didik menghitung hasil penjumlahan menggunakan cara bersusun.
Peserta didik menuliskan kesimpulan jawaban dengan kalimat yang lengkap.
🧩
Model & Metode Pembelajaran
Model: Problem Based Learning (PBL) — peserta didik belajar dari masalah nyata (soal cerita).
Metode: tanya jawab, demonstrasi, dan permainan edukatif (games based learning).
Pendekatan: Contextual Teaching and Learning (CTL) dipadukan dengan pembelajaran mendalam (deep learning) yang memuat unsur mindful, meaningful, dan joyful.
🕌
Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah
Sebelum belajar berhitung, ayo kita renungkan dulu bersama Bunda/Ayah Guru, ya, Nak.
Al-Khaliq — Yang Maha Pencipta
Allah menciptakan segala sesuatu di alam ini dengan jumlah yang bisa kita hitung: jari tangan, kelopak bunga, biji buah. Setiap kali kita menjumlahkan benda, sebenarnya kita sedang mengagumi ciptaan Allah yang tertata rapi.
Ar-Razzaq — Yang Maha Memberi Rezeki
Uang jajan, kue yang dijual ibu, buah dari kebun — semua itu rezeki dari Allah. Saat kita menjumlahkan rezeki yang kita terima, itu adalah cara kita bersyukur atas nikmat-Nya.
Al-Malik — Yang Maha Merajai
Allah mengatur segala sesuatu di alam semesta dengan sangat teliti dan adil, tidak ada satu pun yang terlewat hitungannya. Saat kita menghitung dengan teliti, kita sedang meniru sikap teliti dan jujur.
Pertanyaan Perenungan: Anak-anak, coba ingat-ingat: rezeki apa saja yang Allah berikan kepadamu hari ini? Jika kamu diminta menghitung dan menjumlahkan semua nikmat itu, menurutmu akan sampai berapa banyak? Mengapa kita perlu pandai menjumlahkan untuk mensyukuri rezeki dari Allah Ar-Razzaq?
✅
Yuk, Ingat Lagi! (Materi Sebelumnya)
Sebelum masuk materi baru, jawablah Benar atau Salah tentang pengurangan cara bersusun panjang yang sudah kita pelajari.
No
Pernyataan
1
Pengurangan bersusun panjang dimulai dengan menguraikan bilangan menjadi puluhan dan satuan.
2
45 − 23 secara bersusun panjang: 45 = 40 + 5 dan 23 = 20 + 3, sehingga 40 − 20 = 20 dan 5 − 3 = 2, hasilnya 22.
3
Pada cara bersusun panjang, kita boleh langsung mengurangkan tanpa menguraikan bilangan.
4
Jika angka satuan yang dikurangi lebih kecil dari angka pengurangnya, kita perlu meminjam dari puluhan.
5
Hasil dari 68 − 34 secara bersusun panjang adalah 24.
Kunci jawaban: 1. Benar 2. Benar 3. Salah 4. Benar 5. Salah (jawaban yang benar adalah 34)
🎬
Video Pembelajaran
Sebelum membaca penjelasannya, tonton dulu video singkat berikut ini, ya!
📖
Penjelasan Materi
Soal cerita penjumlahan adalah soal yang diceritakan dengan kalimat, bukan langsung berupa angka. Tugas kita adalah mengubah cerita itu menjadi kalimat matematika, baru kemudian menghitungnya.
1
Baca soal dengan teliti. Pahami dulu ceritanya dari awal sampai akhir, jangan buru-buru.
2
Cari kata kunci penjumlahan. Contoh: ditambah, diberi lagi, dibelikan lagi, semua, seluruhnya, digabungkan.
3
Tuliskan yang diketahui dan yang ditanyakan. Ini membantu kita tidak salah menghitung.
4
Ubah menjadi kalimat matematika. Misalnya "15 ditambah 12" ditulis 15 + 12 = ...
5
Hitung dengan cara bersusun (satuan dengan satuan, puluhan dengan puluhan).
6
Tulis kesimpulan jawaban dengan kalimat yang lengkap, bukan hanya angka.
🍎 Contoh 1 Budi mempunyai 15 kelereng. Ayah memberinya 12 kelereng lagi. Berapa jumlah kelereng Budi sekarang?
Diketahui: kelereng Budi = 15, pemberian ayah = 12 Ditanya: jumlah kelereng sekarang Kalimat matematika: 15 + 12 = ... Cara bersusun: 15 12 + 27 Kesimpulan: Jadi, jumlah kelereng Budi sekarang adalah 27 kelereng.
🍊 Contoh 2 Ibu membeli 24 jeruk. Kemudian ibu membeli lagi 18 jeruk di pasar. Berapa jeruk ibu seluruhnya?
Kalimat matematika: 24 + 18 = ... Cara bersusun: 24 + 18 = 42 Kesimpulan: Jadi, jeruk ibu seluruhnya ada 42 buah.
💡
Mindful, Meaningful, Joyful dalam Pembelajaran Ini
Mindful: saat peserta didik membaca soal cerita dengan tenang dan teliti, mencari kata kunci, serta menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan (Langkah 1–3).
Meaningful: saat soal cerita dikaitkan dengan kehidupan nyata (jual beli, rezeki, berbagi) dan direnungkan sebagai bentuk syukur kepada Allah Ar-Razzaq pada pembukaan pelajaran.
Joyful: saat peserta didik menonton video pembelajaran dan bermain kartu cerita/kuis sambil menghitung, sehingga belajar terasa menyenangkan, bukan menegangkan.
✏️
Ayo Berlatih! (Isian Singkat)
Bacalah setiap soal cerita dengan teliti, lalu tuliskan kalimat matematikanya dan jawabannya pada titik-titik yang tersedia.
1. Dina mempunyai 14 buku cerita. Ibu membelikannya lagi 15 buku cerita. Kalimat matematika: 14 + ... = .... Jumlah buku cerita Dina sekarang ada .... buah.
2. Di kandang ayam Pak Tono ada 23 ekor ayam. Kemudian menetas lagi 9 ekor anak ayam. Kalimat matematika: .... + .... = .... Jumlah ayam Pak Tono sekarang ada .... ekor.
3. Siti mempunyai 32 permen. Adiknya memberi 26 permen lagi kepada Siti. Kalimat matematika: .... + .... = .... Permen Siti sekarang seluruhnya ada .... butir.
4. Bu Rina berjualan 45 potong kue. Karena masih laku, ia menambah lagi 17 potong kue. Kalimat matematika: .... + .... = .... Kue Bu Rina seluruhnya ada .... potong.
5. Andi mengumpulkan 28 kelereng merah dan 34 kelereng biru. Kalimat matematika: .... + .... = .... Jumlah kelereng Andi seluruhnya ada .... buah.
Kesimpulan
Soal cerita penjumlahan dapat diselesaikan dengan membaca cerita secara teliti, menemukan kata kunci, mengubahnya menjadi kalimat matematika, lalu menghitungnya dengan cara bersusun. Lebih dari itu, berhitung juga mengajarkan kita untuk mensyukuri rezeki yang Allah Ar-Razzaq berikan, mengagumi ciptaan Allah Al-Khaliq yang tertata rapi, dan meneladani ketelitian Allah Al-Malik dalam mengatur segala sesuatu.